Guru juga sama seperti pekerja professional lainnya

Dibawah ini adalah beberapa pendekatan pembelajaran yang terkini. Mudah-mudahan anda semua sudah pernah mempraktekannya atau pernah mendengarnya.

  • Multiple Intelligences
  • Bloom Taxonomy
  • Six Thinking Hats
  • Brain Based Learning
  • Problem Based Learning
  • Cooperative Learning
  • Project Based Learning
  • Inquiry Based Learning
  • Mind Mapping

Bagi yang belum, anda tidak sendirian masih banyak rekan sejawat guru yang alih-alih mempraktekan pendekatan pembelajaran yang terkini seperti diatas. Hati mereka malah ketar-ketir memikirkan keselamatan siswa nya dikarenakan bangunan sekolah yang seadanya dan membutuhkan perbaikan.

Tapi bagi anda yang sudah mengenal pendekatan pembelajaran seperti diatas, saatnya berbagi dan memasukkan nya dalam topik pembicaraan dengan sesama guru bahkan disaat santai sekalipun. Sudah saatnya guru bersikap seperti pekerja professional lainnya yang mendiskusikan perkembangan terakhir dalam bidangnya.

Bagaimana dengan anda? punya ide atau komentar yang positip agar guru menjadi lebih professional, silahkan meninggalkan komentar.

6 thoughts on “Guru juga sama seperti pekerja professional lainnya

  1. wah…jangan-jangan di postingan selanjutnya pak agus harus membedah satu-satu nih…atau kita bagi-bagi tugas pak..? hehehe

    Betul miss, bagi tugas lebih baik, saya sudah baca postingan miss mengenai taksonomi bloom.

  2. sembilan amunisi diatas, sungguh sangat terkini, dan boleh dikatakan berita terkini untuk “GURU”, untuk kearah profesional.Tetapi boleh kah saya titipkan pertanyaan untuk Pak Agus? Boleh atau Tidak.
    Langsung saja ya… ini tak mengapa!!!, Apa berlaku bagi semua guru dalam hal ini status sebagai pengajar?, Bagaimana jika guru teknik diamana ilmu teori yang telah dipelajari siswa diharapkan bisa mengaplikasikan pada praktek.

    salam dari saya

  3. numpang nulis,

    di smk, saya menggunakan teknik 1:0, yang artinya 1 bicara, dan 0 diam. dalam pelaksanaannya, sejak pertemuan pertama kami mengadakan perjanjian ketika 1 pihak berbicara (siapapun orangnya), maka yang lain diam. teknik ini cukup efektif, mengingat siswa smk yang sudah dewasa dan ingin dianggap “dewasa” belajar menghargai orang lain.

  4. ass..
    perkenalkan nama sy syifa
    skrg masih kuliah smester akhir jurusan pendidikan biologi d jakarta selatan..
    begini pak rencananya sy berminat tuk mengambil judul “hubungan metode Contextual teaching and learning dan Brain based learning terhadap prestasi belajar siswa” sebagai judul skripsi sy..
    nmun sy mengalami kesulitan dalam pengaplikasian pendekatan brain based learning,,kr2 tuk pengaplikasiannya seperti ap y??
    selain itu referensi ttg brain based learning sgt sdkit..sy br dapat buku karangan eric jensen sj pak
    bs tak bpk menjabarkan teknik pendekatan brain based learning tu pak???
    mohon petunjuk y pak..
    makasih sbelumnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s