11 tips meredakan ribut, gaduh atau bising dikelas.

Kelas yang ribut bukan berarti tidak teratur, metode belajar aktif terkadang juga membuat kelas menjadi gaduh. Namun tingkat kebisingan di kelas baik bisa dengan cepat disesuaikan dengan kebutuhan guru dan siswa. Berikut ini beberapa tips yang berguna untuk meredakan suasana ribut di kelas anda. Apabila anda ingin menggunakan strategi dibawah ini lakukanlah dulu kesepakatan dengan siswa anda dikelas.

1.       Sudahkan anda mempunyai standar kebisingan dikelas anda?

2.       Ajarkan lah siswa untuk bersuara “indoor” dan “outdoor”

3.       Ide dari saya buatlah replika skala seperti thermometer dari kertas yang berisi skala keributan dikelas. Tempel didepan kelas lalu turunkan sesuai kehendak anda saat siswa anda minta diam.

4.       Hindari mengetuk-ngetuk papan tulis atau white board saat mendiamkan siswa.

5.       Gunakan strategi ini, angkat tangan anda sambil bersikap diam. Mintalah siswa melakukan hal yang sama. Saya jamin kelas anda akan tenang, lakukan berulang bila anda ingin siswa anda diam.

6.       Hindari berteriak untuk mendiamkan siswa. Teriakan anda hanya akan menambah kebisingan yang sudah terjadi.

7.       Jangan menggunakan suara “sssssssshhhhhhhhhh….!” Saat mendiamkan siswa. Alas annya sama dengan point no 6

8.       Lakukan permainan tepuk, biarkan mereka mengikuti irama tepuk anda. Perhatian mereka akan beralih dan mengikuti tepuk anda.

9.       Lakukan permainan Hai atau Halo, saat kelas anda ribut sapalah mereka “hai…!” ajarkan mereka untuk menjawab “Halo ..”. Dengan demikian perhatian mereka akan tertuju pada anda.

10.   Ucapkan kata ‘terima kasih ‘ pada siswa yang sudah siap mendengarkan anda. Misalnya ” terima kasih Kevin, terima kasih Adam… dst

11.   Berjalanlah saat  di dalam kelas dan berinteraksi lah dengan semua siswa.

84 thoughts on “11 tips meredakan ribut, gaduh atau bising dikelas.

  1. Tips nya betul itu…dari pengalamansaya cara berteriak untuk menenangkan siswa yang ribut itu sama sekali tidak efektif. Mengajak bertepuk tangan atau bernyanyi bersama (khususnya untuk anak-anak di awal SD) sangat efektif untuk menarik perhatian. Menarik perhatian anak-anak tidak melalui suara memang lebih efektif, misalnya dengan bahasa tubuh, aktif bergerak, akan lebih menarik perhatian.
    Yang perlu diingat sih, tidak perlu mengajak siswa untuk tenang saat ada diskusi…hehehhe….

    Betul Miss U
    yang penting alihkan perhatian mereka saja.

  2. Boleh tambah ?

    Setiap kelas diberi tugas untuk menggubah syair sebuah lagu menjadi yel-yel kelas mereka. Dan manfaatkan yel-yel tersebut untuk mengalihkan perhatian ketika murid cenderung ribut. Masa mereka mau melecehkan yel-yel kelas sendiri …., cocok untuk murid kelas 3 ke atas.

    1. semua tingkat pak..bahkan untuk orang dewasa.
      kalau kita menaikkan suara, sementara kelas gaduh..malah tambah gaduh.
      saya malah bisa training dengan 40 orang guru tanpa mike.
      dan mereka mendengarkan.

      bisa cek dengan pak agus…

  3. Saya sering berteriak-teriak ketika menenangkan kelas yang ramai dan gaduh, namun setelah membaca tulisan dari saudara Agus saya ingin mencobanya, namun saya perlu tambahan metode atau cara selain tepuk seperti diatas, bisakah saudara Agus Sampurno untuk memberikan tips atau macam-macam cara agar siswa bisa tenang kembali tanpa saya harus berteriak-teriak. terima kasih. Email saya : asenahmad@yahoo.com

  4. thanks you….
    saya pengajar SD & SMP Cendekia Muda…tadi saya baru beres mengajar…dan hasilnya belum memuaskan…dan langsung cari tentang tips manajemen kelas…karena siswa ribut dan gaduh…

  5. tip diatas sudah saya coba hasil cukup bagus..waktu itu saya ikut pelatiahan di sempurna foundation pemeberi materinya p agus ..mksh oke bgt…

  6. waah… alhamdulillah akhirnya dapat solusi… Setiap hari saya berhadapan dengan kelas yang ribut dan gaduh. Apalagi saya seorang pendidik pemula. Sampe stress saya memikirkannya…Tipsnya pasti akan saya coba. Trim’s Pak Agus

  7. thanks Pa Agus, saya pasti akan coba tips ini. Oh ya salam kenal. sya sering baca materi Pa Agus yang Ruar …. Biasa! saya guru SD yang lagi terus mencari “cara mengajar yang efektif, fun, n enjoyful, gi mana ya Pak?

  8. senang sekali membaca pengalaman dari teman-teman dan akan saya praktekkan terhadap murid saya,thanks atas tips nya yah pak….

    Selamat mempraktekan bu guru

  9. Tips yang bermanfaat……saya rasa kalau ada yang bertanya bisa gak tips yang diberikan digunakan untuk upper grades or level, sperti SMP atau SMA, jawabannya “kenapa tidak”. betul, betul, betul…….
    Kita mengucapkan “Terima Kasih, David, sudah mendengarkan” pasti anak – anak sudah tahu kalau kita sedang berbicara dan butuh perhatian. Dengan tidak menggebrak meja atau papan yang bisa membuat tangan kita tambah panas tapi siswa tak kunjung diam………………

  10. Assalamu’alaikum… Pak Agus, saya banyak belajar dari anda. Sekarang usia saya 32 tahun. Terkadang saya berpikir, mungkin saya terlambat untuk belajar semua tentang konsep pembelajaran. Ternyata saya saya salah. Semakin saya belajar, dan terapkan di siswa dan sekolah, WOW… banyak hal-hal baru yang saya dapatkan. Membuka internet, maka wajib bagi saya membuka blog ini. Sangat inspiratif. Terima kasih, Pak Agus.

  11. ass….
    bpa terimakasih banyak atas ispirasinya,smga bsa yusi lakukan dan bermanfaat bgi yusi sendiri dan umumnya buat teman-teman yusi di kelas….terimakasih banyak…

  12. saya guru pemula yang masih direpotkan dengan suasana kelas yang ribut dan bising. saya sangat senang membaca tips-tips ini dan ingin segera mencobanya.terimakasih dan mohon izin untuk copy..

  13. saya guru pemula untuk tingkat SMA, saya merasakan susahnya untuk mengkondisikan siswa,, ada yg ribut sendiri, ada yang tidur di kelas,,terima kasih pak tipsnya,,,
    dan kalau boleh tau tips lain untuk mengatasi siswa seperti itu bagaimana ya pak? terimakasih

    1. Kalau tingkat SMA sering-sering lakukan pembelajaran dengan cara kooperative learning dijamin Mbak Icaa akan terbebas dari masalah perilaku. Karena pembelajaran tersebut membuat mereka tertantang dan sibuk

  14. perkenalkan pak agus, nama saya novit. saya juga guru pemula nih, baru beberapa minggu ngajar PKN di kelas 4,5,6… kalo di kelas 6 aman aman aja pak.. tapi di kelas 4 dan 5.. wooowww luar biasa ribut pak.. mereka seolah-olah tidak menghargai saya sebagai guru baru di sana.. mohon solusi pak selain yang di atas.. terima kasih pak…

    1. hai Novit, selamat ya sudah memulai karir sebagai guru. KElas 4 dan 5 adalah kelas peralihan, mereka terkadang masih senang dianggap sebagai anak-anak. Walaupun memang demikian adanya hehe. Saran saya ubah cara pendekatan dengan mereka. Dengan kelas 4 dan 5 boleh juga sedikit cair sambil lakukan permainan di awal atau di akhir pelajaran sebagai reward karena mereka sudah bekerja keras

  15. oya pak. siswa sy ini smp. dan ngbrol ja ma temanya. sdah tak dkati tak guyoni,tak kandani jg pak.tp dy kya njawab aja.kurang sopan santun. pa mgkn krn sy gru msh muda?apkh mrka cm tkt sm gru yg sdah agak tua?cra agr mrka tdak sak karepe dwe gmana pak?

  16. thanks pak, tipsnya nambah lagi, biasanya punyaa “halo….” jawab “hai..”…….”Moi”/”Foi” seru dapat ilmu lagi, inshaAllah akan sering berkunjung,,,,,,,makasih banyak

  17. Met sore pak, salam kenal, kita dari SMA Bakti Sejahtera Kec. Kongbeng – Kutim Kaltim…….Saya ingin sekali SMA kita jadi pilihan masyarakat di sekitar sini dan banyak prestasi serta siswa selalu di siplin

      1. salam kenal pak agus. saya guru mapel disekolah dasar… masuk dikelas 1 sampe 5 aman2 sj.. tp ketika masuk dkls 6 waduh gak bisa diamankan siswany sukany ngobrol jln sana sini.. gk bisa tertib dibilangin nurut tp cma semenit selanjutny ribut lg dan sukany meniru dan mnjawab2 yg gk bner ketika saya menerangkan gimana yah pak agus solusinya☺makasih pak agus

      2. Lakukan kesepakatan kelas terlebih dahulu pak, perilaku mana yang boleh dan tidak. Di usia kelas 6 mereka senang jika dapat guru yg tegas dan saat yg sama ramah kepada mereka

  18. Menghadapi siswa dgn bRbagai latar bLkang n konflik mnjdi tantangan tersendiri bg seorang pendidik krn Kita mengemban tugas Bukan hNya tuk mengenalkan peserta didik dgn berbagai ilmu pengetahuan sja ada hal yg lbh penting yaitu mengubah prilaku siswa mnjdi lebih baik,,,

    Ttp realita yg ada skrg,, peserta didik klw lgi musim panen apalagi hrga tanaman’a punya nilai jual maka mereka lbh mmilih tuk ke kebun.
    Bgaimana solusi tuk memecahkan persoalan trsbt ?
    Mnrt mereka sekolah pun, toh akhir’a mereka jg k kebun n menikah lulus sma malah sbgian mnkah lulus smp.
    (Sya mengajar dsekolah yg mayoritas penduduk’a pekebun, bisa dkatakan SM3T)

    1. Menarik sekali paparannya bu, jika ada situasi diatas memang mau tidak mau gurunya yg mesti sesuaikan. Di lapangan guru lakukan banyak penyesuaian yg akan membuat murid mempelajari keterampilan hidup dan tdk sekedar mengikuti kurikulum yg sudah digariskan dari pusat.

  19. Gmn cara’a Mengelola kelas yg baik saat proses pembelajaran berlangsung ( biar siswa mnjdi aktif, mau bertanya, dan ada rasa ingin tahu ttg materi yg sdg dipelajari)
    Terimakasih

    1. Agar siswa menjadi mau bertanya terlebih dahulu kenali tipe tipe siswa. Secara umum ada dua tipe siswa, introvert dan ekstrovert. Introvert tipe terbuka naah tipe ini biasanya yg senang ungkapkan pendapat dan introvert yg hati hati sekali jika berbicara dan berpendapat. Jika sudah mengenali utk anak yg introvert upayakan kelas anda adalah kelas yg ramah utk mereka. Sbg guru juga mesti benar benar mengupayakan sedikit demi sedikit rasa percaya anak tipe seperti ini makin bertambah dan meningkat. Guru bisa juga gunakan edmodo atau post it (kertas yg ditempel di dinding) dgn demikian anak tetap bisa bertanya tanpa mesti tampil di depan umum atau mengeluarkan suara. Sebuah hal yg sangat berat utk dilakukan oleh anak yg introvert. Selamat mencoba bu

  20. salam kenal pak Agus. beberapa waktu yang lalu saya sempat lepas kendali menghadapi siswa di kelas, akhirnya salah seorang dari mereka saya keluarkan dari kelas karena memang sudah kelewat batas. (berteriak kepada saya). pada saat dikeluarkan pun dia masih tetap menantang dan mencibir. apa yang sebaiknya saya lakukan terhadap anak ini karena saya sempat berucap agar jangan masuk kelas saya lagi.

    1. Saya bisa mengerti jika pak nazar jadi emosi, namun mengusir siswa saat jam pelajaran bukan tindakan yang bijaksana. Malah akan membuat masalah baru. Saran saya jika ada siswa seperti itu, tenangkan hati dan tetap saja mengajar. Naah baru menjelang jam pelajaran berakhir minta semua orang untuk keluar beristirahat selain dia, atau jika bukan waktunya istirahat minta ia ikut ke kantor guru untuk bicara mengenai perilaku yang ia lakukan di kelas. Jika murid tsb ada wali kelasnya, libatkan juga walikelasnya. Jika menurut anda sudah parah silahkan panggil orang tuanya.

      1. Assalammualaikum pak, saya ulfah baru mengajar di smp it, saya mempunyai masalh dengan suara saya yg kecil, sedangkan yg sya hadapi 36 siswa smp yang semuanya laki2, mreka semua meribut dari awal masuk, bagaimana cara menyiasatinya pak? Mohon pencerahannya

  21. Asslmkm pak, saya nisa baru menjadi guru di smp, masalah yg saya hadapi itu pak, adalah suara saya yg kecil sedangkan saya mengajar 36 siswa laki2, jdi ketika memulai pelajaran saja saya sudah kewalahan untuk mendiamkan anak2 yg meribut, bgaimana solusi agar anak itu mw mendengarkan saya tanpa harus kehabisan suara, mohon sarannya pak
    Terimakasih

  22. Iya terimakasih utk infonya… Saya mau bertanya, cara mengembalikan citra sekolah agar banyak siswa yg mau bersekolah di sekolah tsb?

    1. Mantap sekali pertanyaannya
      Berikut ini langkahnya
      1. Cari tahu lewat cara informal atau survey apa permasalahan yang membuat sekolah menjadi turun citranya.
      2. Sampaikan secara terbuka hasilnya pada guru dan komunitas sekolah.
      3. Buat rencana aksi perbaikan
      4. Buat target setahun sampai 3 tahun
      6. Lakukan meeting yang efektif
      7. Ajak semua komunitas di sekolah utk berubah

  23. Reblogged this on Guru Rendra and commented:
    Saya rasa ini bagus untuk sekolah yang berpendekatan “test-taking preparation” dimana guru memang seharusnya banyak memberikan “kuliah” (meski tidak harus di semua sesi begitu). Keheningan aktif adalah situasi yang diharapkan agar “perkuliahan” berlangsung lancar dan siswa mendapat makna.

  24. salam kenal pak agus. saya sangat suka membaca blog bapak.. apalagi untuk saya guru pemula yang ingin terus meningkatkan kompetensi mengajar saya. saya mengajar b. studi dikls 1 sampai kls 6 sd. klw masuk dkls 1 sampe 5 aman2 sj.. tp ketika masuk dkls 6 emosi saya suka terpancing krn sikap anak2 nya yang tidak tertib, mendengarkan gak mau, dinasehati malah ketawa dan mnjawab- jawab. dan akhirnya jd gak blajar krn saya ngomel terus.. takutnya mereka hanya dengan wali kls ny sj..atau dngn ancaman pengurangan nilai. inilah yg membuat saya masih dilema…pengenny saya mereka tertib disiplin tanpa di kerasin gitu..

    1. Lakukan kesepakatan kelas terlebih dahulu pak, perilaku mana yang boleh dan tidak. Di usia kelas 6 mereka senang jika dapat guru yg tegas dan saat yg sama ramah kepada mereka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s