Saat menghadiri seminar, saat yang tepat untuk menjalin relasi jaringan antar guru.

Menghadiri seminar atau pelatihan bukan hal yang luar biasa lagi untuk guru. Apalagi di jaman sertifikasi ini. Suka atau tidak, guru akan lebih banyak mengahdiri acara sejenis seminar dan pelatihan daripada sebelumnya. Masalahnya banyak guru yang merasa bahwa kehadirannya di seminar hanya untuk mendengarkan pembicara berbicara panjang lebar dari pagi sampai sore dan melewatkan kesempatan emas membangun jaringan saat rehat atau makan siang. Jangan sangka kaum pemasaran atau kaum bisnis saja yang membutuhkan jaringan, guru juga, agar sebagai professional guru mampu membandingkan apa yang sudah atau belum anda lakukan di kelas bersama siswa.

Silahkan melihat beberapa resep dibawah ini yang mungkin berguna saat anda membangun relasi antar guru saat menghadiri seminar atau pelatihan. Resep ini saya dapatkan dari blogthechangeblog’.

Resep #1; siapkan bahan cerita anda

Nama anda unik? Atau anda berasal dari sekolah yang mempunyai khas atau daerah yang banyak memancing orang untuk ingin tahu lebih banyak? Jika iya, anda beruntung sebab anda punya modal awal sebagai bahan perkenalan dengan rekan yang sudah terlebih dahulu hadir ditempat acara.Anda juga bisa membuat versi anda sendiri yang bisa anda ceritakan dalam waktu 30 sampai 60 detik , ceritakan sesuatu yang membuat orang lain tertarik.

Tapi jangan lupa bahwa kita semua adalah unik, artinya jangan merasa tidak ada yang menarik dari diri anda. Untuk menggali hal yang unik dari diri anda mungkin pertanyaan ini akan membantu.

  • Apa yang saya sudah lakukan tapi orang lain tidak lakukan?
  • Hal apa dari saya yang memancing orang lain untuk bertanya lebih lanjut?
  • Tanyakan pada diri anda sendiri, hal apakah yang membuat anda teringat terus mengenai sesuatu hal dari orang lain?

Boleh juga jika anda menyesuaikan diri dengan siapa anda berbicara, jika anda berbicara dengan orang yang sudah berkeluarga pastikan anda menyertakan cerita tentang keluarga anda juga atau bicarakan mengenai hobby jika bertemu dengan orang yang lebih muda atau belum berkeluarga.

Resep #2; temukan hal yang umum untuk dibicarakan

Jika anda adalah jenis pribadi yang senang membicarakan minat atau kesukaan anda sendiri sebaiknya anda harus mulai mengubah kebiasaan tersebut. Sebab anda akan menjadi mudah untuk dilupakan orang lain. Akan menjadi lebih mudah untuk menjalin relasi dengan orang lain yang belum kita kenal dengan menggunakan hal yang kita sama-sama sukai dalam pembicaraan. Kuncinya adalah bertanya dengan pertanyaan berjenis terbuka dan jadilah pendengar yang baik, maka anda akan temukan kata kunci untuk dikembangkan. Setelah itu anda akan menemukan alur pembicaraan yang mengasyikkan tanpa ada satu pihak yang mendominasi.

Resep #3; jangan pernah makan sendirian

Terus terang resep ketiga ini buat saya juga berat, saya suka sekali saat hari kerja makan sendirian, sambil berefleksi hal apa saja yang sudah atau belum saya lakukan selama sehari bekerja. Tapi saat mengahadiri acara seminar atau pelatihan adalah saat yang tepat untuk menambah kenalan dan memperluas jaringan. Jadi jangan sungkan untuk bergabung dimeja makan dengan orang yang belum pernah anda temui sebelumnya.

Resep #4; ambil inisiatif, jadilah proaktif

Anda bisa memulai percakapan dengan kontak mata, senyum atau bilang Hai terlebih dahulu. Jika selama pelatihan anda melihat hal yang mengejutkan atau diluar kebiasaan berkomentarlah, maka orang lain akan mendengar anda dan bereaksi kepada anda. Jika anda melihat seseorang memakai sesuatu yang menarik, katakan pada mereka apa yang anda pikirkan. Jadilah individu yang positif, dijamin orang akan senang berada disekitar anda.

Resep #5; berusahalah untuk menjalin kontak lebih lanjut

Terkadang baru di hari terakhir pelatihan kita menyadari bahwa besok tidak akan bertemu dengan orang yang sama lagi. Jadi jangan lupa untuk segera meminta nomor atau alamat email yang bisa dikontak atau bahkan kartu nama. Esok harinya sempatkan untuk mengirim email atau sms yang menanyakan kabar, sekedar mengingatkan pada saat yang dilewati bersama saat pelatihan. Jangan kaget bila anda bisa memulai sebuah hubungan pertemanan baru dengan orang yang anda temui setelah pelatihan.

Seperti kata pepatah; silaturahmi bisa membawa kesehatan, rejeki dan panjang umur. Jadi selamat menjalin kontak dan silaturahmi.

3 thoughts on “Saat menghadiri seminar, saat yang tepat untuk menjalin relasi jaringan antar guru.

  1. Setuju! Sambil menyelam minum air ya Pak? Eit…tapi cari relasi hanya saat break saja kan Pak?

    Betul Pak Suhadi, kalaupun berlanjut mudah-mudahan untuk tujuan yang baik

  2. Saya termasuk orang yang kurang gaul, mudahan mampu mempraktikkan agar selain dapat ilmu juga dapat relasi, karena networking sungguh penting.

  3. sudah lama gak ikut seminar neh😀
    ya, mengakrabkan diri, memperluas silaturahmi menjadi hal yang penting bagi guru utk saling berbagi

    Betul Ita, sambil menebar ilmu kita bersilaturahmi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s