6 indikator pengelolaan kelas yang berhasil

Pembaca sekalian, tulisan ini dibuat menyambut respon dari Ibu Ayu yang menanyakan mengenai indikator pengelolaan kelas yang berhasil. Uniknya melalui upaya menjawab pertanyaan beliau saya malah mendapat hal-hal yang baru. Salah satu yang membuat saya terkejut adalah perihal memberikan siswa konsekuensi, yang ternyata sama dengan mengancam siswa. Semuanya saya dapat dari situs teachers.net. silahkan menikmati indikator-indikator berikut ini.

Lanjutkan membaca “6 indikator pengelolaan kelas yang berhasil”

Menggunakan pernyataan “saya” ketika menyelesaikan permasalahan di sekolah

Dalam menyelenggarakan sebuah praktek pendidikan dalam sebuah institusi pendidikan terkadang banyak terjadi hal-hal yang merupakan “gesekan” diantara para pelaku dan penyelenggara. Gesekan yang dimaksud disini adalah hal-hal yang menjadi ganjalan atau perselisihan yang melibatkan dua pihak yang berselisih.

Lanjutkan membaca “Menggunakan pernyataan “saya” ketika menyelesaikan permasalahan di sekolah”

4 resep membuat atmosfir yang kondusif demi tercapainya kedisiplinan di sekolah

 disiplin-sekolah.jpg

Sebuah kelas dalam institusi sekolah adalah gambaran dari pengelola dan warganya. Pengelola kelas dalam hal ini adalah guru dan manajemen sekolah, sementara warganya adalah siswa yang ada di kelas tersebut. Banyak sekolah yang telah membatasi jumlah siswa yang terdapat di dalam satu kelas. Tidak hanya itu sekolah juga menambah jumlah guru yang ada di kelas menjadi dua orang. Semua kebijakan tersebut diupayakan agar guru dan siswa dapat lebih berkonsentrasi dalam belajar dan mengajar. Dengan komposisi tersebut sekolah dan guru berharap akan lebih mudah menerapkan disiplin. Padahal jumlah siswa dan kedisiplinan tidak saling berhubungan. Hal yang diperlukan dalam menumbuhkan kedisiplinan adalah suasana yang kondusif dan terjaga dengan baik secara terus menerus disetiap kelas sebagai komunitas inti dari sekolah.

Lanjutkan membaca “4 resep membuat atmosfir yang kondusif demi tercapainya kedisiplinan di sekolah”

Mari lakukan perubahan, ubah acara pengambilan rapor di sekolah anda dengan ‘Student Led Conference’

student-led-conference-di-sekolah.jpg

Sepanjang perjalanan saya sebagai pembelajar, masa-masa yang saya anggap sangat berat adalah saat ulangan, ujian dan pengambilan rapor. Serasa hari-hari tersebut menjadi ajang pembuktian diri untuk semua kerja keras yang sudah diupayakan. Saat tiba pengambilan rapor hati terasa harap-harap cemas menunggu vonis dari guru mengenai nilai serta ranking yang akan diberikan.

Lanjutkan membaca “Mari lakukan perubahan, ubah acara pengambilan rapor di sekolah anda dengan ‘Student Led Conference’”

Dari forum dan workshop orang tua; Bagaimana membekali orang tua dalam mendampingi putra-putri di dunia maya

presentasi-cyberbully.jpg

Pernah dengar istilah digital footprints? Adalah istilah yang merujuk pada jejak kita di dunia maya. Ada fenomena menarik didunia pendidikan dan dunia kerja yang mungkin sebentar lagi akan terjadi di Indonesia. Orang yang menerima lamaran kita akan mencari informasi dan mencari jejak mengenai calon pelamar lewat mesin pencari google. Dengan demikian hal-hal yang berkaitan dengan diri seseorang baik itu berupa foto, tulisan, komentar akan secara otomatis disajikan oleh mesin pencari google. Bayangkan apabila sebuah nama yang diketikan di google akan menghasilkan gambar atau tulisan yang tidak mendukung bagi proses seleksi yang sedang dijalani. Terlebih lagi akan sangat menyedihkan jika hal tersebut berlaku pada siswa kita dimasa depan.

Lanjutkan membaca “Dari forum dan workshop orang tua; Bagaimana membekali orang tua dalam mendampingi putra-putri di dunia maya”

“Keterampilan apa yang kamu butuhkan untuk bisa melalui pelajaran TIK di SMP dengan baik?”

Membelajarkan siswa secara berkelanjutan di bidang TIK bukan hal yang mudah. Dibutuhkan keselarasan serta cara pandang yang sama oleh pendidik di bidang TIK mengenai apa yang perlu dan mungkin siswa pelajari. Dari tingkat Taman kanak-kanak ke sekolah dasar, begitu juga dari sekolah dasar ke sekoleh menengah. Perlu kesesuaian agar siswa merasa bahwa apa yang ia dapatkan di jenjang sebelumnya berguna dan berarti saat harus berhadapan dengan materi TIK yang baru dan lebih menantang.

Lanjutkan membaca ““Keterampilan apa yang kamu butuhkan untuk bisa melalui pelajaran TIK di SMP dengan baik?””