Sinergi kepala sekolah dan guru dalam menjalankan konsep Full Day School

20139747_1934747806800133_2685540742879663204_n

Ilustrasi diatas sangat menarik untuk bisa menggambarkan betapa dalam sebuah sekolah yang efektif, semua kegiatan bermuara pada pembentukan karakter dan menyeimbangkan potensi siswa. Sekolah sebagai lembaga pendidikan punya beberapa ‘sayap’ dalam mengembangkan apa yang disebut sebagai ‘manusia Indonesia seutuhnya’ sebuah istilah yang dahulu sering didengungkan. Guru, kepala sekolah dan siswa punya tanggung jawab yang sama agar sekolah menjadi semarak dan menyenangkan digunakan sebagai tempat belajar. Jika boleh memilih tentunya siswa senang berada di sekolah yang sadar betul bahwa belajar itu mesti dengan cara yang menyenangkan.

Beberapa cara agar sinergi diatas bisa terwujud adalah;

Lanjutkan membaca “Sinergi kepala sekolah dan guru dalam menjalankan konsep Full Day School”

Persiapan Tahun Ajaran Baru: Tips bagi guru dalam mengelola kelas

backtscBagi seorang guru menyiapkan satu tahun ajaran berarti menyiapkan tenaga dan perbekalan agar bisa sukses dalam hadapi semua hiruk pikuk dalam mengajar dan mendidik siswa. Jika semua guru ditanya, apa hal yang paling membuat dada berdegup tiada lain tiada bukan adalah masa masa menghadapi tahun ajaran baru. Hal ini disebabkan bahwa dalam perasaan dan pikiran guru ada harapan sekaligus kekhawatiran apakah guru bisa melakukan hal yang terbaik. Agar bisa sukses apa saja yang mesti guru lakukan dan siapkan baik dari sisi mind set atau sikap dalam menghadapi tahun ajaran baru.

Lanjutkan membaca “Persiapan Tahun Ajaran Baru: Tips bagi guru dalam mengelola kelas”

Waspada, ini penyebab murid Sekolah swasta jadi berkurang

Dalam blog ini saya sering ditanya mengenai cara menaikkan angka pendaftaran di sekolah swasta. Menariknya alih alih si pengelola sekolah konsentrasi pada penyebab turunnya jumlah siswa, ini malah mengutamakan naiknya jumlah pendaftaran siswa. Padahal lebih baik konsentrasi pada penyebab saja dahulu, nantinya grafik atau angka pendaftar otomatis akan terdongkrak. Berikut ini apa penyebab siswa menurun di sebuah sekolah swasta.

  1. Perbedaan pandangan antara pemilik dan pengelola. Pemilik adalah generasi lama, pengelola adalah generasi baru. Bagi generasi lama, pengelola sering banyak kurangnya.
  2. Kasus demografis, angka kelahiran yang menurun, atau wilayah yang tergusur dan ditinggal oleh penghuni.
  3. Kalah oleh berita miring yang dihembuskan oleh orang tua siswa yang tidak puas.
  4. Sekolah miskin inovasi, ditambah gurunya cuek dan tidak berjiwa pendidik.
  5. Kebijakan SPP yang tidak transparan, ada siswa yang dapat diskon dan ada yang tidak. 
  6. Pemilik sekolah swasta yang kebanyakan janji surga, sebagian besar gagal diwujudkan.

Jika ada tertarik silakan melanjutkan diskusi ini dalam kolom komentar. Saya akan membahas sesuai tanggapan. Beberapa hal yang menjadi jawaban sudah ada dalam ilustrasi diatas.

Rasa percaya dan kepercayaan diri, adalah dua modal menjadi guru profesional

 

IMG_1170

Salah satu modal menjadi guru yang kreatif dan profesional adalah rasa percaya dan sikap percaya diri. Keduanya mungkin bukan hal yang mudah, namun sangat ampuh bagi guru guru yang baru terjun atau bahkan guru yang sudah makan asam garam di dunia pendidikan. Jika seorang guru senang dengan dunia pendidikan yang ia geluti maka seperti bidang lainnya akan ada tantangan untuk diselesaikan. Biasanya tantangan yang ada adalah:

  • sikap sesama rekan guru yang kurang mendukung
  • sikap kepala sekolah yang belum bisa berperan sebagai pemimpin
  • sikap orang tua siswa atau masyarakat yang menyerahkan semua pendidikan anaknya ke sekolah dan guru.
  • fasilitas sekolah yang kurang memadai
  • cara belajar siswa yang lambat
  • sikap siswa yang tidak semangat dalam belajar
  • kompetensi guru yang kurang.

 

Lanjutkan membaca “Rasa percaya dan kepercayaan diri, adalah dua modal menjadi guru profesional”

Membahas ‘pil pahit’ di dunia pendidikan

miris-pendidikan-di-indonesia-hanya-sekelas-ghana-oman

Membicarakan kenyataan dalam dunia pendidikan selalu menarik. Anda bisa mulai dari mana saja, dari masalah infrastruktur sampai mutu guru. Semua hal yang berhubungan dengan dunia pendidikan seperti tak ada habisnya untuk diperbincangkan. Dari sisi kebijakan (policy) atau pelaksanaan kesemuanya punya kenyataan di lapangan yang layak dijadikan bahan analisa.

Tulisan ini akan membahas realita atau kenyataan dari sisi hal yang sifatnya aplikatif dari sisi saya sebagai pelaksana di dunia pendidikan.
Lanjutkan membaca “Membahas ‘pil pahit’ di dunia pendidikan”

Inovasi adalah obat mujarab bagi sekolah agar bisa terus relevan

DDXcmi1XkAMNoKy

Sekolah swasta atau negeri yang di tahun 80 atau 90 an awal menjadi sekolah favorit, di masa sekarang mengalami dua jenis keadaan, bertahan seadanya atau ditinggalkan sama sekali. Untuk sekolah negeri sepertinya tidak akan terjadi dikarenakan dengan dana pemerintah yang ada, sekolah punya daya tarik menjadi sekolah yang gratis dari segi pembayaran.Bagi sekolah swasta tidak ada jalan lain jika ingin bertahan mesti dengan inovasi. Namun pertanyaannya mengapa sekolah swasta ‘jadul’ bisa menjadi tidak relevan lagi dimasa sekarang. Beberapa faktor bisa saya ungkap disini.

  • Sekolah terlalu berat sebelah mengutamakan aspek kognitif.
  • Disiplin yang diterapkan bukan disiplin yang positif, lebih kepada upaya mengekang siswa agar bisa dibatasi dan dibentuk.
  • Guru masih konvensional, mudah marah jika merasatidak dihormati siswa
  • Sekolah kurang mendahulukan pelatihan dan pengembangan kompetensi guru. Kesejahteraan mungkin diperhatikan namun kompetensi kurang diperhatikan.

Faktor diatas lah yang membuat sekolah jadi kurang relevan hadapi tantangan abad 21. Saat yang sama ada sekolah yang semata andalkan muatan ‘agama’ agar bisa bertahan. Sebuah hal yang tidak salah namun seperti hidangan, serasa belum lengkap jika sekolah tidak mengedepankan hal yang aplikatif dan mempersiapkan keterampilan hidup siswanya.Sebenarnya apa hal yang membuat sebuah sekolah bisa terus relevan. Jawabannya sederhana saja yaitu ‘inovasi’. Bagaimana membuat inovasi bisa menjadi ruh bagi sebuah sekolah sebagai komunitas pembelajar.

  1. Sekolah mesti dipimpin oleh kepala sekolah yang pembelajar
  2. Sekolah punya kegiatan atau aktivitas andalan selain proses belajar mengajar yang konvensional
  3. Sekolah ‘memaksa’ guru-gurunya saling bekerja sama, lewat beragam cara dan siasat.
  4. Sekolah punya visi yang kuat, yang dijabarkan dalam bentuk action plan atau rencana aksi yang terstruktur dan punya jangka waktu
  5. Pembelajaran di sekolah bernuansa karya nyata berorientasi keterampilan hidup, dan bukan sekedar teori
  6. Guru terus ditingkatkan kompetensi nya lewat serangkaian pelatihan, bukan untuk agar mereka ‘pintar’ mengajar, namun agar supaya mereka fleksibel dalam menggunakan beragam metode dan punya mind set ke masa depan.

Berinovasi adalah persoalan budaya sekolah. Sungguh sangat sayang jika sebuah sekolah swasta jalan ditempat hanya karena punya budaya yang kurang kekinian. Relevansi berawal dari inovasi dan sebaik-baiknya inovasi adalah yang berasal dari guru guru yang diberdayakan dengan pelatihan terkini dan ‘dipaksa’ buat berkolaborasi.

 

4 tanda guru sebagai agen perubahan 

teacher-quote
Bukan perkara mudah menemukan guru yang siap jadi agen perubahan. Bahkan guru yang punya gelar berprestasi pun belum tentu sanggup jadi agen perubahan. Dikarenakan sebagai agen perubahan perlu mental, pola pikir dan strategi agar bisa membawa siswa, sesama guru bahkan sekolah ke arah yang lebih baik.

Berikut ini adalah hal yang mesti dimiliki oleh seorang guru yang boleh dikatakan sebagai agen perubahan.

Lanjutkan membaca “4 tanda guru sebagai agen perubahan “