Tips menjadi guru yang disukai siswa

Siapa yang tidak mau menjadi guru yang disukai siswa. Semua guru sepertinya mengharapkan ini. Tapi tahukah anda bahwa semakin minta disukai siswa semakin jauh kita dari kriteria guru yang layak disukai siswa? jika disukai siswa menjadi tujuan kita sebagai guru tidak ada yang namanya profesionalisme lagi, yang ada hanyalah menuruti apa yang siswa mau dan inginkan, bahkan bila yang diinginkan sudah keluar jalur kegiatan belajar dan mengajar.

Menjadi guru yang disukai bukan perkara mudah tapi juga tidak sulit, saya pribadi pun masih dalam upaya untuk bisa disukai siswa. Namun tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini, dimana ada kemauan disitu ada jalan. Berikut ini adalah caranya.

  1. Tidak terlalu banyak melaksanakan metode ceramah
  2. Memberikan contoh kepada siswa apa yang ia ingin siswa lakukan. Jika anda sebagai guru berharap siswa anda hormat pada anda, silahkan terlebih dahulu menjaga harga diri siswa anda di kelas.
  3. Jika marah atau kecewa pada siswa, berbicara lah pada mereka dan bukan berteriak.
  4. berbagi senyum tulus pada semua siswa. Siswa yang dicap sebagai anak yang ‘bermasalah’ akan luntur dan akan menyukai anda jika anda berikan senyum pada mereka.
  5. Memotivasi siswa dengan cara memotivasi dan bukan menyindir.
  6. Menggunakan humor pada tempat dan saat yang tepat.
  7. Mudah diajak berteman oleh siswa dan bukan menjadi teman siswa. Mudah diajak berteman artinya anda pihak yang pasif dalam berkomunikasi namun tetap dengan cara yang profesional. Berusaha menjadi teman siswa hanya akan menyulitkan situasi anda dikemudian hari.
  8. Penyabar dan menganggap semua siswa sedang berproses. Hindari meneruskan warisan guru lain dengan melanjutkan cap yang sudah diterima oleh siswa tertentu.

 

About these ads

144 thoughts on “Tips menjadi guru yang disukai siswa

      • Maaf Pak Agus..sy sekedar mencari info saja,barangkali Bapak punya info untuk lowongan guru SMK jurusan elektronika atau otomotif ,wilayah bandung..MOhon infonya ya Pak..salam .Terima kasih sony 081931235979

    • penegen jadi guru yang dipatuhi karena disenangi……..namun aku takut menjadi guru yang dipatuhi karena ditakuti…….tapi selama ini kan kebanyakannya membuat anak takut/jera dgn paksaan itu selalu jadi pilihan kebanyakan guru… tips nya donk??

      • Memaksa murid adalah cara mudah untuk menjadi guru yang dituruti dan didengarkan siswa. Cara tersebut dijamin tidak bertahan lama karena berasal dari keterpaksaan. Saran saya terus menerus menempatkan diri sebagai siswa maka guru akan mudah untuk masuk dan menyelami apa yang menjadi keinginan siswa. Carilah terus strategi dan inovasi terkini dalam hal pembelajaran dan games agar siswa senang belajar sekaligus terhibur oleh kehadiran kita. Siswa senang jika tahu bahwa gurunya senang belajar dan berinovasi. Thanks sudah mampir ya

    • boleh ya numpang infonya..Sy lulusan ikip jakarta thn 84..tp sy tidak melanjutkan profesi guru,namun bekerja sebagai praktisi teknology..tp saat ini sy ingin sekali alih profesi mnjadi pengajar..mohon infonya untuk disiplin elektronika dan otomotif,sy menguasai secara detail dg teknology tersebut..untuk SMK atau SLTP..trims salam Sony..081931235979

      • Saya dukung sepenuhnya keinginan pak Sonny menjadi pendidik, apakah bapak punya akun di twitter, jika belum segera buat akun, akan lebih cepat saya siarkan keinginan bapak lewat twitter.

    • Salam. Wajibnya seorang guru harus bisa jadi tokoh favorit n panutan bagi murid-murid. Dua tahun belakangan ini saya sudah mulai mengajar, mulai dari privat sampai ke kelas besar. Kendala utamanya bukanlah penyampaian materi tetapi pada cara penyampaiannya. Murid-murid terkadang bosan dengan gaya mengajar kita. Bagaimana mengatasinya pak Sudirman dan pak Agus?

      • Cara terbaik adalah lakukan survey singkat mengenai metode atau startagi yg sudah guru lakukan. Tanya murid apakah strategi yg guru sdh gunakan perlu ada modifikasi atau bahkan dipertahankan karena sdh bagus

  1. salam kenal pak agus, saya setuju dgn pndpt bapak bahwa guru sebaiknya murah senyum, dan mampu memotivasi dan bisa diajak berteman dengan siswa. kurang lebih ssaya sudah melakukan hal tsb di tempat saya mengajar. Namun pak, ada beberapa gurru yg kurang senang dengan cara belajar saya. mereka bilang klo siswa di akrabin, kita ramah n menjadi dekat umumnya siswa ‘ngelunjak’ . begitu katanya. namun samppai saat ini saya merasa siswa saya masih dalam aturan dan bersikap sopan. Bagaimana menurut bapak??

    • Apa kabar Bu Nia, jika siswa ngelunjak, justru guru yang mesti berpikir ulang soal cara ia berinteraksi dengan siswa. Akrab dengan siswa bukan berarti kita memposisikan diri kita sebagai guru sejajar. Akrab yang saya maksud disini adalah akrab yang bermakna. artinya gru jadi ‘teman’ yang mau mendengar hanya jika siswanya yang meminta ingin didengar keluhan atau seritanya. Di luar kesempatan itu, tetap guru mesti membatasi diri untuk tidak terlibat terlalu dalam dengan siswanya. Kata ‘ngelunjak’ juga mengacu pada prasangka siswa bahwa guru sama dan sederajat dengan teman sebayanya, karena guru keliru juga dalam menempatkan diri.
      Thanks sudah mampir Bunda

    • Saya bisa mengerti bu Jumrana, silahkan menggali terus strategi mengajar matematika dari berbagai macam sumber, mudah2an ini jadi awal agar kita sebagai guru lebih antusias mengajar. Jika kita antusias siswa akan lebih antusias.

  2. Saya baru tahun ini mulai mengajar sedangkan basik saya bukan pendidikan,,, saya mencoba untuk mengajar sekolah yang basiknya sesuai dengan latar belakang pendidikan saya,,, rasanya sangat sulirt memposisikan diri saya pada awalnya,,, adakah tip2 untuk menambah keyakinan dalam mengajar?
    Nuwun

    • Cari dan lihat orang yang menurut ibu paling berpengalaman mengajar di sekolah ibu, minta waktu untuk bisa melihat cara beliau mengajar. Saya yakin cara tadi bisa membuat ibu makin PD

  3. saya setuju dengan pendapat p”agus diata!saya jg baru bulan ini mulai mengajar saya juga ingin mengajukan suatu isi hati tentang pengalaman saya ini yg tidak jauh berbeda dengan riii diatas namun saya hanya ingin menambahkan sedikit pertanyaan yaitu bagaimana pula saya bisa mendekatkan diri dengan guru” yg lebih awal masuk sehingga sy sebagai guru baru tdk terlihat kecil dimata guru yang lainnya?trima kasih sebelumnya

    • bekerja saja dengan ikhlas, mau membantu dan selalu punya standar yang tinggi dengan pekerjaan yang ibu lakukan. Saya yakin semua akan senang dengan keberadaan ibu di sekolah

  4. ok banget pak agus, saya tambah ya, guru harus selalu berprasangka baik terhadap siswanya dan tidak melabel siswa yang jelek2. Pak bisa saya pake untuk presentasi ke guru2 ya makasih sebelumnya

  5. assalamualaikum pak agusampurna saya pernah menjadi guru tk selama 1th selebihnya saya sudah bekerja dimana saja tapi dihati kembali inginmengajar lagi sehingga sekarang aku lg melamar mengajar walaupun basic aku sma . yang jadi masalah aku suka mati gaya didepan anak-anak kalau kehabisan kata kata tapi aku suka buat ketrampilan untuk anak-anak dan anak2 juga suka aku seorang guru yang tidak bisa marah karena menurut saya anak klu sudah kena hatinya dia pasti bisa diarahkan.pak aku punya cita2 ingin punya sekolah alam gratis untuk orang yang kurang mampu jadi mulai sekarang aku ingin menggali lebih jauh tentang cara belajar mengajar tapi menurut saya didunia pendidikan kita sekarang ini banyak hanya mengajar tanpa mendidik. maaf kalau panjang lebar saya minta saran bapak bagaimana dalam sikap dan cara berfikir saya untuk jadi lebih baik ? trimakasih

    • Saya hargai sekali keinginan utk jadi pendidik, saran saya teruslah berbuat dan selalu berbuat yg terbaik. Cara mengelola perilaku siswa juga sdh bagus, asah terus kemampuan mengajar dgn belajar terus ya, success for you

  6. wow…keren… mksh y pak agus atas tipsx sangat membantu saya sebagai guru baru…
    kalo boleh cerita sebenarnya saya dulu tidak suka sama sekali sama anak-anak karena saya menggangap mereka adalah makhluk kecil yang sangat menyebalkan tp….setelah saya terjun langsung untuk mengajar anak-anak mereka benar-benar mengajarkan ketulusan dan kepolosan sehingga mengajarkan pada saya arti keikhlasan sebagai calon ibu yang sebenarnya heee maaf y malah curhat…

  7. Terimakasih, saya suka dg tulisan bapak dan sy ingin berusaha menjadi guru yg di senangi siswa dengan refrensi dr bapak diatas, tp selain mengajar sy jg sebagai wali kels mungkin ada tips menjadi wali sekaligus guru yg disenangi siswa

  8. Memang tidak mudah menjadi guru yang disenangi oleh ssiwa, dari 8 tips di atas, pernah suatu kali saya melakukan sindiran kepada siswa SMP kls 3 yang melakukan kesalahan karena saya pikir mereka sudah dewasa,namun ternyata berbeda yang diterima oleh siswa,mereka tidak suka dgn cara saya itu,ternyata mereka lebih suka kalau kita berbicara langsung dan mereka lebih open. Sehingga itu menjadi pelajaran jg buat saya kketika mennyelesaikan masalah kpd siswa. Kemudian pernah juga ketika sy diminta mengajar d salah satu kelas yang menurut sebagian besar guru yang pernah mengajar sebelumnya adalah kelas ‘super’, kelas yang isinya anak2 kurang motivasinya. saya pun termakan oleh berita tersebut,sehingga memberii ‘aura’ buruk bagi saya ketika mengajar di dalamnya, saya sering merasa ‘dongkol’, namun dalam waktu 2 bulan sy coba berpikir ulang bahwa sy tidak boleh begini dan teringat perkataan pak Sofyan,bahwa saya harus berpikiran terbalik artinya saya cooba berpositif thinking kepada mereka,merka adalah anak2 yg unik,bukan bodoh,mereka punya kecerdasan yang berbeda2,akhirnya hati sy legowo dan saya coba memahami mereka.Alhamdulillah saya selalu bahagia masuk ke kelas mereka,dan mereka pun sdh mulai dekat dgn saya @@@ So, bener banget kata Pak agus bahwa guru itu harus bisa disenamgi oleh siswa. Guru pun mencoba menyenagi siswanya dalam kondisi apapunn siswa qt…

    • Hmm saya juga jadi belajar dari komentar yang Bu Irmah tulis. Inti dari kelas yang sehat adalah ‘relationship’. Alias hubungan baik antar warga dikelas. Guru juga termasuk ‘warga’ dikelas, dengan demikian juga punya tanggung jawab yang sama dalam berbaik sangka dan berpikiran positif.

      Selamat ya bu Irmah, buat saya anda adalah guru kreatif, karena bersedia ‘berpikir ulang’ atau reflektif dalam keseharian menjalankan profesi.

      • Saya punya problem dalam mengajar. Begini pak Agus, saya adalah seorang pengajar baru di sebuah sekolah. Saya mencoba akrab dengan murid-murid, saya hafalkan nama dan kebiasaan mereka dalam belajar. Mungkin karena terlalu akrab, sya jadi terlihat kurang wibawa di depan mereka. Bagaimana mengatasi ini? Mohon sarannya.

      • Hai Bu Ayu, senang sekali saya ditanya oleh guru baru yang senang belajar.
        Santai saja bu, selalu upayakan utk bersikap konsisten dan cair dalam membawa diri.
        Cair yg saya maksud lakukan semuanya sedang2 saja.
        Sedang2 saja dalam bercanda dan saat memperingatkan jika ada murid yg berbuat salah. Dengan demikian murid jadi punya contoh orang yg pandai kendalikan emosi dan perasaan.
        Tahu nama siswa itu bagus bu, itu salah satu cara mengendalikan dan semakin mengenal siswa.

  9. Salam. Saya baru di blog ini. Tapi saya sudah lumayan lama jadi guru, lebih dari delapan tahun. Saya merasa juga sering ‘tidak disukai’ siswa saya, walaupun saya ‘sangaaat menyukai’ mereka semua.
    Benar banget! banyak susahnya mengajar, menghadapi bermacam kendala yang terkadang tidak kita duga. Sebab bukan hanya penguasaan materi, pengusaan kelas juga penting. Sering menggoda ketahanan tingkat kesabaran. Tetapi justru disanalah seninya mengajar. Setuju????
    Pak Agus, membaca artikel Bapak tentang Anekdotal Record dan Tips Disukai Siswa dan beberapa artikel lain, membuat saya semakin yakin untuk berdoa, Tuhan baiklah, saya bahagia menjadi guru.
    Trims.

    • Hahaha, menarik sekali komentarnya, justru buat saya komentar yang menyentuh seperti ini yang membuat saya juga tambah semangat menjadi guru.
      Tujuan kita sebagai guru adalah mengajar. Jika ada 40 anak di kelas mustahil membuat mereka suka sama kita. Hal yang bisa membuat kita lakukan adalah membuat suasana yang ‘mau tidak mau’ anak akan suka sama kita.

      Terima kasih sudah mampir ya

      • Mungkin salah satu perbedaan antara guru dan siswa, yaaaa itu tadi…
        Guru harus benar-benar ‘menyukai’ siswanya, tetapi siswanya kadang-kadang ‘terpaksa menyukai’ gurunya. Hehe..
        Saya juga setuju jika strategi yang baik, cara yang benar dan triks yang tepat serta niat yang ikhlas, nantinya akan dapat melahirkan proses ‘saling suka-menyukai’ antara siswa dan guru secara perlahan tapi pasti.

        Trims juga Pak Agus. Moga2 sharingnya bermanfaat.

      • Wah kata-katanya bagus sekali bu, ijin memasukkannya di twitter saya ya.
        Benar, sebaiknya proses tersebut berjalan alami tanpa paksaan.

  10. saya sangat menghargai apa yang bapak sampaikan tetapi untuk mempraktekkan tips yang bapak berikan gampang gampang susah karena saya sudah mencoba lakukan apa yang bapak sampaikan tapi hasilnya masih kurang maksimal. saya sudah sering mencoba untuk memotifasi siswa saya hasilnya masih jauh dari maksimal. apa ada tambahan triks yang bisa membantu saya pak?

    • Apa kabar bu Hafsah, dalam memotivasi siswa memang membutuhkan kemauan keras dan upaya tiada henti. Memotivasi juga membutuhkan pengetahuan mendalam mengenai siswa yang akan kita motivasi. Saran saya mulailah dari hal yang siswa sukai, ajak bicara dan perlahan anak akan membuka diri untuk menerima masukan dari kita sebagai gurunya.
      Terima kasih sudah mampir.

  11. Asalamualaikum pak agus, lam kenal pak, aku guru sdn klender 04 pagi,jak-tim.nama saya bu lulu,pak saya sudah mencoba tips bapak, tapi ko ga bisa ya…memang saya guru kelas 2 sd, mugkin bapak ada tips untuk anak sd klas 2, tips bapak untuk anak sd klas 5 dan smp, dan smu mgkin bisa, tapi untuk kelas 2 sd tidak efektif, mungkin bila ada tips untuk kelas 2 dan 3, yang bisa memmbantu saya dan guru – guru lain ?terimakasih pak.

    • Apa kabar bu Lulu semoga selalu sehat, sayang bu Lulu belum terlalu detail mana yang sudah dicoba dan belum cocok utk siswa kelas 2.

      Siswa kelas 2 buat saya adalah masa peralihan dari TK utk benar2 jadi anak SD. Tugas kita dalam mengendalikan perilaku memang mesti tarik ulur. Di satu sisi peran kita sbg orang tua mereka saat di sekolah perlu demi membuat mereka nyaman diajar oleh kita sbg gurunya.

    • Semangat bu Vita, berhenti sejenak boleh saja bu. Saya sering melakukannya, dalam arti kita beristirahat sejenak untuk kemudian berlari lagi, dengan lebih cepat bahkan.
      Resep dari saya, cintai pekerjaan kita, hargai semua pencapaian kita sendiri, dan stay healthy.

  12. suatu hari, saya merasa siswa saya udah enjoy dengan matematika yang saya bina pada saat itu,….ditengah mereka asik mengerjakan soal latihan,…saya melihat seorang siswa sedang membalas sms dari temannya dari sekolah lain…….nach saya baru sadar bahwa mereka “senang dengan saya” bukan tidak selalu berarti sengang dengan matematika….he..he…he….

    • Cerita yang menarik Pak Wahyu, buat saya rasa senang siswa pada gurunya adalah awal untuk mencintai bidang studi yang diajarkan oleh gurunya. Bisa saja sekarang ia terlihat hanya menyenangi gurunya saja, namun dimasa depan saya yakin ia akan senag hal-hal yang berhubungan dengan yang Pak Wahyu ajarkan sekarang. Seperti pepatah bilang murid akan jatuh cinta pada pelajaran (bidang studi) lewat gurunya.
      Thanks sudah mampir ya

    • Halo pak, mari kita definisikan makna disiplin terlebih dahulu. Disiplin yg baik dari kesadaran dalam diri sendiri, bukan dari rasa takut.
      Memunculkan kedisiplinan yg bertanggung jawab memang bisa dimulai dari memberikan kebebasan pada anak didik.
      Pada banyak pendidik, proses pemberian kebebasan inilah yg sering jadi awal hilangnya kedisiplinan. Karena kebebasan yg diberikan tidak dibarengi dgn kontrol, rasa percaya, dan kemauan utk lakukan walk the talk (memberi contoh lewat tindakan nyata atau melakukan hal yg diucapkan)

      Thanks for your comment pak

  13. saya baru 1 bulan pak berupaya mengajar dan mendidik di salah satu sekolah swasta di daerah saya, alhamdulillah membuat saya belum betah. saya membacanya karena berawal dari kepribadian saya sendiri yang cenderung introvert dan kurang kreatif, eh sekarang bingung saat mendapat amanah menjadi seorang guru. adakah masukan untuk saya pak, bebrapa minggu terakhir saya beerupaya menemukan solusi tentang bagaimana upaya mendidik siswa

  14. saya suka tips2nya pak,,,,,, tapiii, saya masih kesulitan ngadepin mreka… sya cpt bosen klo ank2 mlai sush diatur, apalagi slah stu dari mreka ada yang berkata kasar, pngn nangis saya. kata tmen2 gru saya, kncinya kita yang harus cinta dan sayang ank2,tapiii masih terasa sulit, kurang begitu paham dunia anak,,,

    • Apa kabar bu Yeni, memang sebagai guru tugas kita menjadi semakin berat jika ada anak yg susah diatur. Saran saya hentikan pembelajaran sejenak utk membahas dan berdiskusi mengenai tingkah anak tadi. Cukup sediakan waktu 5 menit saja. Dengan demikian anak tahu bahwa sebagai guru kita tidak mentolerir jika ada anak yg berkata kasar. Sebaliknya jika ada anak yg bersikap baik, bahas juga agar yg lain termotivasi.
      Selamat mencintai dunia anak bu Yeni, dalam segala segi.

  15. terima kasih bapak tip-tip ini menambah wawasan bagi pendidik di indonesia,dan dicari oleh murid-muridnya karena membutuhkan, bukan guru yang mencari murid.kalau boleh nanya bagaimana ya pak metode dan strategi menghadapi murid banyak tapi lapangan sempit/terbatas?

  16. begini…..dalam point2 diatas sudah beberapa diantaranya saya jalankan. pi pada hakikatnya dilapangan jauh berbeda ketika timbul sebuah masalah. taukah anda betapa masi ada siswa yg sudah dengan berbagai cara diberi nasehat pun juga tidak bisa berubah. sikap,karakter dan kepribadiannya sungguh tidak mencerminkan seorang siswa. minat belajar yg tidak ada,,malas yg berlebihan,,gaya hidup dan kehidupannya,,etika dan sopan santun terhadap semua dewan guru juga sangat tidak wajar!!!!!
    cara yg sudah kami lakukan utamanya saya pribadi adalah:
    1. komunikasi.
    hampir setiap kali ketika dia bermasalah dalam arti ketika pembelajaran berlangsung tingkah lakunya yg brutal tersebut dia buat selalu saya tegur dgn senyuman dan kata2 manis. tulus karna berharap dia berubah.pi tidak juga ada guna
    2. nasehat
    berupa pandangan masa depan yg bagaimana bila dia harus terus seperti itu.
    bayangkan..selama pembelajaran berlangsung,,selama tiga tahun pula dia bersekolah…buku pelajaran tidak pernah punya,,catatan minim,,sering tidur dikelas,berkelahi dan laen2. belum lagi ketika sudah diluar sekolah,sering terpantau kehidupan masyarakat/rumahnya itu sungguh sangat buruk.
    3. keras dalam arti kata-kata teguran dengan nada yg tinggi
    sampai begitu pun si anak tidak mau berubah
    lantas apa yg salah dan harus bagaimana????
    berikan solusi yg tepat donk………….

    • Wah berat sekali masalah yang dihadapi Pak Darmawan, untuk murid yang seperti itu, sangat saya sayangkan hal diatas terjadi lebih dari 3 tahun;
      - mengajak orang tua anak tsb sebagai mitra untuk perubahan bagi siswa tsb menjadi lebih baik
      - membuat kontrak yang ditanda tangani anak tsb, bapak sebagai guru serta orang tua, butir-butir yang ada dalam kontrak adalah semua harapan atau hal-hal yang mesti menjadi perubahan bagi anak tsb di masa depan berikut sanksi dan pnghargaan apa yang ia akan dapatkan jika berhasil memenuhi kontrak
      - sangsi bisa berupa seminggu belajar di ruang kepala sekolah sampai skorsing selama seminggu
      - tegas dalam menjatuhkan sanksi jika dalam 6 bulan ia tidak juga berubah dengan kontrak-kontrak maka dipersilahkan mencari sekolah lain

  17. yang menjadi permasalahan bagi saya adalah menyampaikan ilmu yang kita miliki kepada siswa terkadang ilmu/pelajaran yang kita sampaikan tidak merata kepada seluruh siswa
    mohon masukannya pak agus….

    • Setuju sekali dgn yg bapak sampaikan. Cara mengajar kita sbg guru belum tentu sama dgn cara siswa kita belajar. Saran saya seringlah lakukan metode peer teaching ( siswa mengajari siswa lainnya). Hal lain yg bisa anda lakukan adalah membuat 2 strategi saat mengajar, yg terdiri dari strategi mengajar yg bisa menjangkau 80 % siswa dan startegi yg menjangkau anak2 yg lambat menyerap materi

    • itulah tantangan terberat dan terbesar pak Anggara, menjadi guru yang profesional adalah guru yang bagus cara mengajarnya sekaligus rekan yang baik saat diajak bekerja sama.

  18. assalamualaikum>
    sebuah insiprasi bagi saya yang ingin belajar menjadi guru paripurna>>
    terimakasih atas artikel dan pencerahannya>>
    salam kenal
    ayahuwah
    sman7 Tanjungbalai Sumut

      • Siswa zaman sekarang ini berbeda pada zaman dahulu.dulu siswa sangat hormat,segan dan mau di atur.sekarang siswa semakin keras,tidak peduli,mau melawan dan mengejek gurunya.itu semua terjadi karena masalah UN.Semakin tinggi syarat kelulusan semakin takut guru sehingga guru yg ujian bukan siswa.pertanyaanku pak,bagaimana cara mengatasi ini semua..itu salah satunya siswa menjadi cuek dan jahat sekarang ni.kalau tidak di bantu,banyak yg tidak lulus.

      • Siswa jaman sekarang lebih punya alternatif dalam menghadirkan pengetahuan. Tantangan untuk guru adalah menghadirkan suasana menantang dan menyenangkan pada siswa kita di kelas. Thanks for your comment Pak Sapta

  19. Assalamualikum Bapak,
    Saya baru saja lulus SMA. saya berniat untuk meneruskan pendidikan di Perguruan tinggi negeri di Jakarta. mengingat perkuliahan belum/masih lama dimulai,saya ingin sekali mengajar di sebuah TK sebelum saya memulai kuliah. bagaimana cara mengajar yang baik dan menyenangkan siswa untuk saya yang belum berpengalaman ini. apasaya harus menerapkan model pembelajaran sesuai apa yang diterapkan oleh pengajar-pengajar terdahulu ?mohon saran nya ya pak, Terima kasih :)

    • Saya mendukung sekali niat untuk mengajar di TK, saya yakin akan banyak manfaatnya. Untuk metode silahkan gunakan yang sudah ada sambil dimodifikasi sedikit-sedikit. Dijamin akan makin menyenangkan saat mengajar.

  20. jadi,apa yg harus kita lakukan pak supaya mereka bisa berubah.nasihat sudah di sampaikan tapi hasilnya tidak ada.

    • Pak Sapta yang baik, mendidik adalah proses, jika sudah dinasihati lanjutkan dengan dimotivasi secara berkelanjutan. Lebih baik lagi jika guru menjadi role model atau sosok yang bisa ditiru dalam keseharian siswa dikelas.

    • Saya menyambut baik niat dan semangat bu Esi utk menjadi guru profesional. Caranya sangat mudah yaitu bersedia mendengar saran orang lain, mudah bekerja sama dan percaya bahwa perubahan bisa dimulai dari hal kecil dan dimulai dari diri sendiri.

  21. Terimakasih saya telah membaca tulisan bapak dan obrolan disini; sangat bermanfaat. Saya print out dan share,ya, Pak.

  22. Salam kenal pak agus sampurno, artikelnya sepikiran dengan saya, cuma kadang saya saya berpikir kenapa masih banyak teman2 guru disekolah-sekolah khususnya teman2 yang statusnya sudah meningkat, jarang sekali dari mereka yang mau berinovasi dalam hal pembelajaran, padahal saya merasa ketika kita sudah ditugaskan oleh negara maka kita harus selalu berinovasi dalam hal pembelajaran di kelas supaya kita tidak ketinggalan oleh negara2 lain.

    • Benar pak, bahkan guru yang sudah disertifikasi cenderung masih sama cara mengajarnya. Dengan demikian cita2 pemerintah untuk membuat guru jadi profesional dengan kesejahteraannya yang meningkat malah berujung guru yang menjadi konsumtif tanpa diiringi semangat untuk jadi yang terbaik untuk siswanya.
      Saya selalu percaya pembelajaran kreatif dimulai dengan pembiasaan seorang guru yang selalu mau menampilkan yang terbaik dengan cara yang baik pula.
      salam saya untuk rekan sesama pendidik di SMPN 3 Cipongkor.

  23. Saya juga seorang guru, saya sangat ingin menjadi seorang guru yang profesional, saya sangat ingin membagi ilmu yang saya ketahui tapi kekurangan saya yaitu tidak kuat dimental, terkadang kalau anak-anak sudah membuat saya jengkel semua bahan pembelajaran hilang seketika, tolong pak tipsnya biar saya bisa lebih bisa menahan diri agar bisa lebih konsentrasi,

    • Godaan anak-anak yang membuat jengkel memang sudah jadi keseharian para guru dimana saja bu Sakinah. Untuk mengatasi hal tersebut yang mesti dilakukan adalah;
      - senyum terlebih dahulu jika mulai terpancing untuk marah
      - jika anda berdiri duduklah dahulu
      - jika tidak mungkin untuk duduk silangkan tangan anda kebelakang untuk mencegah tangan anda bergerak (yang mungkin akan menyakiti anak didik)

      Naah sekarang caranya supaya anak-anak bisa semangat dan senang belajar dengan kita sebagai gurunya di kelas.
      - kurangi porsi ceramah bu menjadi hanya 20 persen
      - jika ibu mengajar 45 menit misalnya, bagi waktu 15 menit pertama untuk menjelaskan materi dan menjelaskan perintah apa yang msti mereka lakukan, 25 menit aktivitas pembelajaran, boleh sendiri boleh secara berkelompok, 5 menit terakhir untuk bercerita dan menjelaskan hal apa saja yang sudah dilakukan sepanjang pembelajaran.

      Demikian bu semoga berkenan.
      -

  24. Ada kawan saya guru B.Indonesia.Dia sering sekali tidak PD mengajar karena kurang bisa mengucapkan huruf ” R “.Dia sering emosi sama siswa karena ada siswa yg terkadang mengejeknya.Selain itu guru juga pernah menyinggung perasaanya.Padahal dari SMP cita-citanya menjadi guru yang kini sudah tercapaNTASi.
    pertanyaanku:
    1.Pantaskan seorang manusia menjadi guru B.Indonesia apabila tdk bisa mengucapkan huruf “r “?padahal B.Indonesia pelafalannya harus jelas
    2.Kalau pantas,apa yang harus dia lakukan supaya dia bisa menikmati kariernya sebagai guru?
    Terimakasih……

    • Menurut saya cara terbaik supaya rekan Anda menikmati peran sbg guru adalah dengan mengakuinya di awal tahun ajaran sambil minta dimaklumi oleh siswa. Cepat atau lambat siswa akan rasakan bahwa perbedaan itu tidak menghalangi seorang guru menjadi guru yang baik.

  25. kalo pengalaman saya pak, anak-anak suka dengan saya karena saya tidak menggunakan waktu sepenuhnya untuk mengajar. sekitar 10 menit sebelum atau sesudah mengajar, saya bertbincang-bincang ringan dengan mereka di kelas

    • Sebuah keinginan yang tulus sekaligus menantang untuk diwujudkan. Saya suka istilahnya, disenangi guru dan disenangi juga pelajaran yang diajarkannya.

  26. betul sekali mr ,,,
    oya ni mr
    sya juga calon guru , tpi lom tau tehniq2 jadi gru yg profesional n d sukai oleh murid
    ya… dngan bca artikel mr
    sya jdi aga’ confidence ajj
    tpi lom tau sih
    apkah sya akn bner2 mnjadi gru yang profesional nanti nya
    cz lumyan sulit sich ,,,
    tu’ doing it.

    • Buat saya justru dengan ditulisnya surat ini pd saya pertanda bahwa anda memang punya niat kuat jadi guru profesional.
      Salah satu ciri guru profesional ia senang belajar dari mana saja, dia juga punya cara utk merefleksikan apa yg sdh dialaminya dikelas lewat blog.
      Jadi menapaki profesi sbg guru, dan nikmati berkahnya dunia akhirat
      Amin

  27. saya seoarang guru dan menjadi wali kelas..permasalahanxa anak2 cuma nurut kpd saya dan g nurut sama guru yg lainnya mohoh bantuanxa.makasih

    • Beberapa cara yg bisa ditempuh.

      - sampaikan pada murid2 bahwa kepada guru mesti hormat
      - sampaikan juga bahwa lain guru lain pembawaan, saatnya mereka mengenal tipe dan jenis pribadi guru yg berbeda2
      - saat ada siswa yg mengadu soal guru lain, bersikaplah netral dan jangan terpancing utk ikut mengomentari guru yg sedang diperbincangkan

  28. banyak hal yang berusaha saya lakukan buat anak didik saya, namun terkadang komentar-komentar miring dari teman-teman bahkan orangtua siswa menjadi batu sandungan buat saya melakukan hal-hal yang terbaik buat siswa, menjadi seorang guru apalagi guru SD bukanlah hal yang mudah, kami terkadang diperhadapkan pada sikap orangtua siswa, semua hal yang kami lakukan kadang salah di mata orangtua siswa padahal kami berusaha semampu kami bukan hanya sekedar mengajar dan menyampaikan ilmu tapi kami mendidik agar menjadi pribadi yang berkarakter, ada hukum yang melindungi hak anak didik tapi adakah hukum yang melindungi kami sebagai pendidik ?

    • Orang tua siswa sekarang sangatlah kritis terhadap mutu guru dan mutu pengajaran yang guru berikan di kelas anaknya. Saat berusaha membentuk karakter anak komunikasikan secara lisan dan tertulis terhadap orang tua. Dengan demikian orang tua dengan sukarela membantu meneruskan apa hal yang sudah baik yang terjadi di sekolah

  29. Tips mendisiplinkan siswa tanpa harus menghukum « digikidzblog

  30. Tips menjadi guru yang disukai siswa « Learning All The Time

  31. slamat siang,,,
    saya seorang guru SMP saya merasa aman dan nyaman dengan murid2 saya, bahkan cara mengajar juga cukup saya lihat dari hasil perolehan nilai yang melebihi kkm. tetapi saya kurang nyaman dengan kondisi lingkungan gurunya,, mohaon tip supaya saya merasa enjoy… selama ini saya sudah selalu tersenyum dan membantu mereka jika dibutuhkan, tetapi sikap individual meraka yang belom bisa saya terima …. tolong tip untuk hal ini pak

    • wajar sekali bu Sita, sikap sesama guru yang seperti itu karena sudah merasa enjoy dengan keadaannya, alias ada di zona aman.
      teruskan saja kebiasaan yang baik untuk selalu tersenyum ramah dan membantu, karena itu memang hak mereka. Dalam kehidupan kita tidak bisa memilih akan bekerja dan bermitra dengan siapa, justru kita yang mesti pandai menyesuaikan diri tanpa ikut arus.
      Hak kita sendiri adalah mengajar sebaik yang kita bisa sambil mencari terus strategi terbaik dalam mengajar.
      terkadang obat capek justru siswa kita sendiri terutama saat ada muncul rasa puas dari mereka terhadap cara kita mengajar.

      tetap fokus ya bu

      • Assalamualaikum….salam kenal buat bu sita,hal itu jg pernah saya alami di tmpt tgs yg baru…tp seiring dengan waktu sy belajar untuk memahami karakter guru2 di tmpt baru ini dan belajar lebih dewasa untuk menghadapi gesekan2 antar tmn.sy berpikir asal qt tetap mjg hubungan baik antarrekan kerja dan menunjukkan kinerja qt dgn baik serta qt fokus mengajr dengan maksimal trhadp siswa qt InsyaAlloh hati qt tenang,dan sy mulai enjoy dgn skul… btw,bu sita boleh mnt email nya??

  32. Salam pak Agus. Saya sehari-hari mengajar bahasa Inggris pada siswa-siswa. Sering kali saya mengajarkan reading comprehension di kelas. Kadang-kadang saya juga berikan aktivitas speaking atau writing. Mereka cukup enjoy dengan aktivitas reading yang sering saya berikan. Permasalahannya adalah saya justru bosan dengan aktivitas reading ini. Menurut saya reading itu cenderung pasif dan kuno. Bagaimana ya pak agar aktivitas reading menjadi lebih menyenangkan???

    • Aktivitas reading bisa menjadi menarik jika guru tidak semata mendengarkan siswa berbicara saat membaca namun juga selipkan games yang menarik misalnya dengan menyembunyikan akhir dari bacaan itu lalu biarkan anak-anak menebak akhir dari bacaan itu

  33. pak,saya itu lulusan sma. saya juga sekarang sedang mengajar les ank kls 2-3 sd. murid saya nison termasuk murid yg bandel,acuh tak acuh,agak kurang cpt tanggap pa yg saya ajarkn ke mereka,sering lupa. saya harus bagaimana y pak untuk mengajari mereka???

    • Hai Kania, keren sekali hal yang kamu lakukan sekarang
      Dalam mengajar les hindari mengajar sama seperti guru mereka di sekolah murid2 kita mengajar
      Hal tadi hanya akan membuat siswa menjadi bosan, gunakan strategi yang berbeda ya, bisa dengan banyak cara dan Kania yang tahu mana startegi yang cocok untuk murid yang Kania ajar.

      Semangat terus ya

  34. Asslmww saya guru MI Negeri Kecandran Salatiga mempunyai anak didik, 2 tahun kls 1 thn ke-1 dan thn kedua beda guru,sekarang ganti saya dilatih membaca sdh bisa suku kata bahkan kata tapi lain hari lupa lagi,andik sy kurang konsentrasi,hiper aktif,adik andik ini sudah bisa lancar membaca,mhn solusinya nwn www

    • waalaikumsalam. Ibu Patmi silahkan dampingi terus anak didiknya dalam berusaha yang terbaik, puji ia atas hasil usahanya ya

  35. Assalamu’alaikum… sya seorang guru di salah satu sekolah Kreatif sebuah yayasan di Samarinda, saat ini saya menjadi wali kelas 2 SD Kreatif. Alhamdulillah selama hampir 3 tahun mengajar di sekolah tersebut tidak hanya peserta didik di kelas yang saya ajar saja yg dekat dgn saya, juga kakak kelas SMP mereka yang masih 1 lingkup sekolah. permasalahanya hampir semua guru tidak suka dengan pola pendekatan saya yang seperti bapak juga sarankan, malah saya di buat seolah ada atau pun tidak di sekolah itu tidak berpengaruh tetapi saat saya coba untuk tidak hadir 1 hari mereka mencari dan mencemoohkan saya. sedangkan kepala sekolah hanya mendiamkan saya tanpa memeberitahu kesalahan saya, yang saya tanyakan apakah saya harus tetap bertahan dan istiqomah dengan niatan awal saya yaitu mengabdi dengan sekolah tersebut? dan sebagai seorang pendidik apakah saya salah dekat dengan semua murid dan mereka lebih menghormati sya dari guru yg lainnya?

    • Waalaikumsalam
      Senang sekali saya membaca surat dari anda seorang guru kreatif. Memang jika seorang guru punya pendekatan yang berbeda ia akan segera jadi pusat perhatian. Sayangnya pusat perhatian bisa membuat orang lain merasa tersaingi atau malah merasa ada yang aneh. Saran saya sepanjang yang anda lakukan berguna bagi pembelajaran lakukan saja. Sambil terus berkomunikasi yang baik dengan guru lainnya.

  36. Ass…
    Pake Agus, saya mahasiswa yang sdang mlakukan PLL..
    Kenyataannya saya sedikit ciut dengan anak-anak smp yang akan saya ajarkan karena saya tipe orang agak serius, kurang humoris..
    Adakah pencerahan tips untuk saya agar anak tidak terlalu kaku pada saat proses belajar mengajar..?

  37. assalamu alaikum pak agus, saya Erlina,saat ini saya sedang kuliah tp saya jg ingin mncari pngalaman, minngu ini saya baru mngajar d salah satu SD kelas dua dan sudah mnjadi wali kelas. saya da msalah sama murid2 saya, d sekolah saya di kenal sebagai guru paling muda sehingga anak2 murid saya tdk bisa mghrgai saya sbgai guru mlainkn kk mreka. dgn mreka mengaggap saya kk mreka acuh tak acuh ktika saya mengajar. bhkan ktika saya mengajar mreka tak prnah mndengarkn saya. tolong solusinya pak… terima kasih

    • Guru paling muda menurut saya malah guru yang paling asyik untuk siswa. dari cerita mbak Erlina saran saya tetap lah jadi guru yang ceria murah senyum dan tidak kaku dalam mengajar. Pasti banyak murid yang suka

  38. ass.. pak saya leha, dulu S1 Sains Kimia, skrg sy lanjut ke profesi gurunya.. dan skrg saya mau skripsi tp saya belum dapat judul yang tepat pak.. kira-kira bpk punya saran judul ndk buat saya?saya sekarang melanjutkan study untuk skripsi S.Pd kimia pak.. tolong solusinya pak,, mksh sblmnya pak..

  39. Secara rutin baik guru BK atau pembina osis bahkan siswa sendiri mengadakan survey guru yang disukai dan tidak disukai, walau hasilnya agak berbeda posisi saya di survey berada diperingkat 8 sampai 15 dari 24 guru yang ada. Apa yang harus saya lakukan agar saya bisa masuk 5 besar dari guru yang disukai siswa? oya saya mengajar di MTs swasta setingkat SMP pelajaran IPA.

    • Saran saya tidak usah ikut2an arus pak gugu. tetap jadi diri sendiri yang tegas dan ramah dalam mengajar siswa. Dengan atau tidak adanya kontes tersebut buktikan bahwa anda adalah guru yang mau belajar dan guru yang terbaik dalam mendidik siswa

      jadi selamat jadi guru yg ikhlas dan terus mau belajar ya pak. Soal predikat dan rejeki akan datang dengan sendirinya. Amin

  40. selamat siang pak agus, saya guru didaerah terpencil dimana jika dalam pembelajaran saya dikelas semua siswa tidak tertarik belajar dan juga tidak mendengar ucapan saya dikelas,mungkin karena saya guru baru dan guru muda.sekaligus saya datang dari luar daerah termpat saya mengajar.saya sangat terkendala dalam bahasa mereka,juga mereka kurang lafal dalam membaca,memahami dan pengucapan bahasa indonesia pak.saya cuma ingin bagaimana membuat siswa saya pertama kali mendengar dan memperhatikan guru didepan kelas.jika mereka sudah mendengar dan memperhatikan maka baru dapat terjadi proses belajar mengajar yg kondusif dalam kelas.saya sangat butuh info dari bapak
    terima kasih pak.

    • Apa kabar bu Leni, kelihatannya bu leni langsung tancap gas dgn materi nih. Saran saya biar murid suka dulu dgn kita sbg gurunya bu baru pelan pelan masuk ke materi. Itu juga mesti lewat cara.yg menyenangkan hingga mereka tdk terasa.jika sedang belajar. Selamat mencoba ya bu

  41. Salam kenal pak Agus. Latar belakang saya bukan FKIP dan semasa sekolah dulu tidak pernah bercita” menjadi guru. Dari beground saya yg kimia kemudian banting stir ke ekonomi. Saya kuliah lagi di usia 33 th di S1 ekonomi dan okt 2013 kemaren saya selesai S2 Manajemen. Di saat kuliah lagilah terbersit keinginan menjadi DOSEN. Sebelum wisuda S1 saya telah dipercaya mengajar di SMA dan SMK di yayasan tempat saya kuliah sambil saya kuliah S2 sabtu minggunya di kota lain. Hanya 1 th saya mengajar karena niat hanya mencari pengalaman mengajar saja. Niat saya sebenarnya menjadi Dosen. Lamaran telah saya masukkan ke beberapa PT. Sekarang saya lagi harap” cemas menunggu panggilan. Adakah formasi untuk saya sem 2 ini? hati saya bertanya”. Saya sudah tak sabar mau mengajar mahasiswa pak. Walaupun saya mengajar les privat juga di rumah. Gimana tanggapan Bapak? Oh ya pak, saya orangnya susah senyum juga.Dari kritik & saran yg saya minta sama murid SMA 7 SMK, banyak yg minta saya senyum. Lucu juga kadang saya belajar senyum ” sendiri di rumah.

  42. Maaf pak sbg tambahan imformasi, sebelum saya kuliah saya telah bekerja di berbagai perusahaan dan termasuk juga agen asuransi. Dahulu saya orangnya kuper, tetapi karena saya tertarik dunia bisnis maka saya harus bergaul.Ilmu pemasaran telah mengubah karakter saya. Tapi sepintas saya masih kelihatan sombong & di akui saya susah senyum.

    • Wah seru sekali perjalanan karier nya. Jika sdh serius ingin berkarier di dunia belajar mengajar, coba lah terus utk menjadi sosok guru yg menyenangkan, perhatikan dan ingat ingat sosok guru yg menurut anda lembut luwes dalam membawakan diri dan anak anak senang padanya.

      • Assalamualaikum…Pa Agus Apa kabarnya???smg selalu sehat**moga Bapak masih inget…)sedikit berbagi… Menjadi guru itu harus mendidik, tidak hanya mengajar…sampai saat ini saya merasa seorang guru yang baik itu akan selalu belajar…belajar…dan belajar…karena kita menghadapi benda hidup dimana akan selalu berbeda baik karakter, watak dan kebiasaannya….maka kita GURU akan menghadapi tantangan yang selalu berbeda…so tetap semangat** Pa kalo ada info seminar or workshop tuk guru kbari ya Pak…thanks

  43. permisi, saya juga seorang pengajar, mau bertanya, saya kesulitan untuk bisa mengarahkan siswa belajar. entah kenapa saya nggak tega klo mereka bilang lagi sakit, terus pengen belajar sedikit, atau untuk bbrapa kasus mreka malah ngajakin main game. sebaiknya hal apa yg harus saya persiapkan sebelum mengajar?

    • sebelum mengajar buat RPP atau lesson plan yang terdiri dari pembukaan, isi dan penutup. Di dalam perencanaan pembelajaran lakukan penulisan mengenai apa saja yang ingin dilakukan di kelas, sambil tanamkan di pikiran hal apa yang sebenarnya ingin diajarkan kepada siswa (bisa dalam bentuk statement) misalnya setelah menulis di RPP pelajaran matematika, ibu bisa katakan ‘hari ini semua siswa mengenal prinsip pecahan’. dengan demikian sebagai guru kita tahu kemana mesti menuju dan tidak sibuk meladeni siswa. Bedakan antara kebutuhan dan keinginan siswa, selalu lah penuhi apa yang menjadi kebutuhan dan bukan keinginan. main game itu keinginan sementara belajar itu kebutuhan. Yang bisa disebut debagai kebutuhan antara lain, makan, minum dan pergi ke toilet

      Selamat mencoba

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s