Sepuluh ciri guru profesional

1. Selalu punya energi untuk siswanya
Seorang guru yang baik menaruh perhatian pada siswa di setiap percakapan atau diskusi dengan mereka. Guru yang baik juga punya kemampuam mendengar dengan seksama.

2. Punya tujuan jelas untuk Pelajaran
Seorang guru yang baik menetapkan tujuan yang jelas untuk setiap pelajaran dan bekerja untuk memenuhi tujuan tertentu dalam setiap kelas.

3. Punya keterampilan mendisiplinkan yang efektif
Seorang guru yang baik memiliki keterampilan disiplin yang efektif sehingga bisa  mempromosikan perubahan perilaku positif di dalam kelas.

4. Punya keterampilan manajemen kelas yang baik
Seorang guru yang baik memiliki keterampilan manajemen kelas yang baik dan dapat memastikan perilaku siswa yang baik, saat siswa belajar dan bekerja sama secara efektif,  membiasakan menanamkan rasa hormat kepada seluruh komponen didalam kelas.

5. Bisa berkomunikasi dengan Baik Orang Tua
Seorang guru yang baik menjaga komunikasi terbuka dengan orang tua dan membuat mereka selalu update informasi tentang apa yang sedang terjadi di dalam kelas dalam hal kurikulum, disiplin, dan isu lainnya. Mereka membuat diri mereka selalu bersedia memenuhi  panggilan telepon, rapat, email dan sekarang, twitter.

6. Punya harapan yang tinggi pada siswa nya
Seorang guru yang baik memiliki harapan yang tinggi dari siswa dan mendorong semua siswa dikelasnya untuk selalu bekerja dan mengerahkan potensi terbaik mereka.

7. Pengetahuan tentang Kurikulum
Seorang guru yang baik memiliki pengetahuan mendalam tentang kurikulum sekolah dan standar-standar lainnya. Mereka dengan sekuat tenaga  memastikan pengajaran mereka memenuhi standar-standar itu.

8. Pengetahuan tentang subyek yang diajarkan
Hal ini mungkin sudah jelas, tetapi kadang-kadang diabaikan. Seorang guru yang baik memiliki pengetahuan yang luar biasa dan antusiasme untuk subyek yang mereka ajarkan. Mereka siap untuk menjawab pertanyaan dan menyimpan bahan menarik bagi para siswa, bahkan bekerja sama dengan bidang studi lain demi pembelajaran yang kolaboratif.

9. Selalu memberikan yang terbaik  untuk Anak-anak dan proses Pengajaran
Seorang guru yang baik bergairah mengajar dan bekerja dengan anak-anak. Mereka gembira bisa mempengaruhi siswa dalam kehidupan  mereka dan memahami dampak atau pengaruh yang mereka miliki dalam kehidupan siswanya, sekarang dan nanti ketika siswanya sudah beranjak dewasa.

10. Punya hubungan yang berkualitas dengan Siswa
Seorang guru yang baik mengembangkan hubungan yang kuat dan saling hormat menghormati dengan siswa dan membangun hubungan yang dapat dipercaya.

Disarikan dari situs Apple for the teacher

About these ads

194 thoughts on “Sepuluh ciri guru profesional

  1. Saya menyukai Pendapat bapak!tapi Apakah Smua guru telah melaksanakan Tugasnya dengan Baik?karena motto Guru adalah Pahlawan tanpa tanda jasa,tapi skarang Bagaimana?

    • coba kita kembali kepada kata “Guru adalah Pahlawan tanpa Tanda Jasa”, ungkapan itu tepat sekali………

      guru tidak pernah menuntut tanda jasa dalam pengabdiannya……. tapi kami butuh jasa dalam kerja kami, karena kami juga butuh makan layaknya manusia lainnya didunia ini…

      kami tidak butuh “tanda jasa”

      • ya iya pak, tanda jasa mah tinggal bikin sendiri juga bisa, simpel nya aja “guru juga hidup”…..!
        hanya tidak perlu mogok ngajar kalau ga da uang nya…
        masa kewajiban di beli sama uang….heheh..

      • 1. apa tujuan menjadi seorang guru??
        2. apa yang didahulukan.. kualitas atau kuantitas?? bagi seorang guru
        terima kasih..

      • 1. Menjadi guru adalah pilihan Pak Ade.
        2. Keduanya pak Ade, semuanya penting dan mesti direncanakan dengan baik.

      • istilah “guru pahlawan tanpa tanda jasa” itu strategi orde lama, kenapa diciptakan istilah itu :
        1. agar yang jadi guru itu tidak menuntut gaji besar dari pemerintah,
        2. yang terparah : makin jarang orang jadi guru, makin rendah kualitas guru, sehingga makin rendah kualitas murid yang dididik, sehingga rakyat di negeri ini tetap bodoh, dan yang pintar hanya mereka yang berduit atau kroni kroni nya (karena mampu belajar di luar negeri dengan duit korupsinya).
        Sekarang sudah tidak ada guru tanpa tanda jasa, sekarang mereka professional, sederajat dengan profesi lain.

      • Pak Victor, terima kasih atas empatinya kepada kami para pendidik. Pendidik yang sejati, jika ikhlas maka berkahnya akan meliputi diri dan keluarganya. Amin

      • saya setuju dengan pendapat bapak..,
        orang toh kan ga da yg sempurna..
        tapi darri semua profesi, yang punya cita2 paling mulia adalah seorang guru..
        selalu ingin ank didiknya lebih pintar…
        politikus atw apapun itu tidak pernah punya cita2 semulia itu..
        kalau soal duit yah hidup perlu uang..

        kalu timbul komment,
        guruku seperti ini dan itu,
        yah memngnya da yg sempurna..
        malah perlu dikaji ulang,
        bagaimana guru bisa mengajar dengan sepenuh hati jikalau untuk memenuhi kebutuhannya saja tidak cukup?
        harusnya guru dino 1 kan deibanding yang lain.
        kaerna guru2 yang akan menghasilkan pendapatan paling bnyak
        menciptakan generasi muda yang berkompetensi dan berpengaruh..
        endidikan lah yang utama dan terutama..
        bagaimana pendidikan bisa meningkat jika guru disepelaekan????

      • Sebenarnya semua pekerjaan mulia, tapi dari semua pekerjaan yang paling memberi kontribusi kepada masyarakat secara ikhlas lah yang paling bisa membuat Indonesia bangkit kembali.

    • seorang guru memang dikenal dengan pahlawan tanpa tanda jasa, dan seorang guru harus merasa ikhlas atas ilmu yang telah diberikan kepada siswanya, bukan hanya guru saja tapi juga kepada setiap orang yang sedang bekerja apa saja, guru mendapat bayaran itu wajar sekali karena itu sebagai upah atas pengabdiannya sebagai seorang pendidik,

      • ya tapi kembali pada kenyataannya bahwa kesejahteraan para guru kurang diperhatikan. guru masih harus mencari tambahan pendapatan di luar jam mengajar untuk dapat memenuhi kebutuhan pokok keluarganya. juga kesejahteraan keluarga guru terutama tunjangan anak, pengobatan, dan jaminan hari tua haruslah dapat dipenuhi bukan hanya sekadar wacana saja. saya menghendaki tidak ada perlakuan yang berbeda untuk jabatan antara guru swasta dan guru negri. kenapa ? karena tokh pada dasarnya pekerjaan kami sama mencerdaskan kehidupan bangsa, mendidik dan membentuk tunas-tunas bangsa ini. guru jangan hanya dibius oleh kata-kata pahlawan tanpa tanda jasa tapi berikanlah hak-hak guru yang lebih pantas. saya berharap guru di indonesia menjadi golongan kedua seperti guru di amerika yang mana guru di sana jaminan kehidupan dan sosialnya benar-banar diperhatikan.

      • Perbedaan guru swasta dan guru negeri memang dikritik banyak pihak, karena posisinya yang sangat berbeda setelah era sertifikasi.
        Buat saya guru mencari tambahan lain sah saja, asal pekerjaan tersebut membuat dia makin konsentrasi mengajar dan membuat ia makin cinta pada profesinya.

        Thanks for your comment bu Resmala.

    • Sekarang motonya adalah menjadi guru profesional pak Zainal, jika kita profesional rezeki dan keberkahan akan datang. Terima kasih sudah mampir

      • kalau jadi guru emang harus dari hati ,kita bekerja dengan sabar , ikhlas selalu berusaha dan berdoa serta melakukan aktivitas kita sebagai guru dgn baik mudah mudahan yang kita lakukan bermanfaat bagi orang lain, masyarakat dan bangsa

  2. tugas guru memang berat sekali bukan hanya sebagai pentransfer ilmu tetapi sebagai pendidik. saya sepakat dengan pendapat bapak.guru selalu harus belajar dan iikhlas dalam mengajar. agar siswanya dapat menyerapnya ilmu dengan baik dan mereka dapat mengaktualisaikan diri mereka dalam masyarakat.

  3. barangkali tidak semua point di atas harus dimiliki oleh guru. apalagi guru SD yang multifungsi. sebagai administrator, konselor, dan pendidik dijalanka secara bersama. tetapi setidak-tidaknya 85% dari point di atas dapat dijalankannya sudah tergolong profesional.

  4. Sepuluh Ciri Guru Profesional « Agus Santosa's Blog

  5. setuju Pak… tapi, untuk seorang guru SD di daerah hal tersebut masih perlu ditambah, karena seorang guru SD di daerah tidak hanya sebagai pendidik tetapi juga administrator (tidak ada petugas Tata Usaha) jadi harus mampu dan mau menjadi seorang bendahara BOS dengan segala kerepotannya. Fakta di lapangan 90% guru SD tidak mau menjadi bendahara BOS. Silahkan dicek!! Maju pendidikan Indonesia!!

  6. Blognya sangat bagus dan isi blognya cukup menarik. Anda Membutuhkan Informasi Tentang Masyarakat Suku Pakpak. KUNJUNGI SEMUA TENTANG PAKPAK DAN UPDATE BERITA-BERITA DARI KABUPATEN PAKPAK BHARAT HARGA BAHAN-BAHAN PERTANIAN, HASIL BUMI BERUPA NILAM, KEMENYAN, KOPI, ADAT-ISTIADAT, PEMBANGUNAN DAERAH DAN LAIN-LAIN DI GETA_PAKPAK.COM http://boeangsaoet.wordpress.com

  7. Idealisme dan kreativisme perlu dikembangkan, menejmen sekolah perlu diberdayakan.KitA SEMUA KIRANYA SEPAKAT ITU.
    Tapi,… masih banyak kelompok guru yang masih bermalas malasan dan stagnan.
    Bahkan banyak guru SD terutama sibuk dengan mengurusi yang tidak relevan mislnya tabungan anak dikelasnya atau menjadi tukang jual LKS.
    Saya mengajak, .. jangan deh. yuk kita bekerja dengan tulus untuk mencerdaskan anak bangsa.

  8. akurrr jaman sekarang tuh TIDAK ADA GURU ADALAH SEBAGAI PAHLAWAN TANPA TANDA JASA!!! MEREKA SELALU MEMINTA KOK TANDA ATAS JASA MEREKA!! apalagi ka;o sdh berbau uang… huuuhhhhh mata duitan bgt tuh guru2…. kecuali kalo sekarang masih ada guru seperti di film LASKAR PELANGI, baru aku acung jempol2ku deh

      • YTH. Ibu DIAH .
        tinggal bgmn kita menyikapinya..saya masih sangat yakin.masih banyak guru yang idealis dg segala tugasnya.laskar pelangi dg bu muslimah adalh sbgian contoh dari ribuan guru yg masih idealis dengan segala kekurangannya.

      • saya kurang sependapat kalau anak pintar hanya karena guru, anak kita pintar karena kerjasama yang baik antara guru dan orang tua, kalau profesi guru mulia sepertinya semua profesi mulia yang penting diniatkan ibadah dan bekerja ikhlas, percuma juga kalo guru kerja tidak ikhlas dah gitu hanya diam aja dikelas sama jualan LKS, maaf karena saya juga guru GTT di banyak sekolah dan melihat banyak teman teman saya yang seperti itu, tapi saya yakin masih ada guru yang baik dan ikhlas kok

      • tak perlu mencari dalam film koq… masih banyk guru OK. saya guru, dan banyk teman2 sesama guru yg spt bu muslimah…..itu bukan dongeng tapi memg ada….!!!!!

    • Yth Ibu Diah

      Saya merasa miris sekali mendengar ibu men-judge para guru seperti itu.
      Saya juga seorang pengajar walaupun status saya masih swasta.
      Seakan-akan semua guru seperti apa yang ibu sampaikan.
      Semoga ibu bisa lebih banyak belajar tentang bagaimana bersikap dan berucap.
      Mungkin juga ibu berpendapat seperti itu karena ibu pun termasuk orang yang hidup di lingkungan seperti itu.
      Semoga anak cucu ibu lebih bijak menyikapi segala sesuatu di kemudian hari.
      Terima kasih.

    • Uang memang penting tp jika kita bekerja dengan penuh semangat dan penuh pengabdian tentu saja kita akan merasa bahagia kok dan rejeki tu akan mengalir sendiri … . jadi jangan menggeneralisasikan bahwa guru itu mata duitan .. .

    • benar bu diah, namun jangan terlalu pesimis begitu…… masih ada kok guru yang sangat konsen dengan konsep PAHLAWAN TANPA JASA…

    • kalau bu diah atau suami bu diah atau siapa sajalah di sekitar bu diah, yang ketika bekerja apapun pekerjaannya tidak mau menerima duit alias bayaran itu baru pantas bicara seperti itu. kalau masih mau menerima duit (bayaran), apalagi protes ketika terlambat menerimanya, ya .. pantasnya dibilang apa ya … orang seperti bu diah ini?

    • bu diah , kenapa memberi tanggapan yang sinis ? isi blog nya bagus banget , ada apa dengan pribadi bu diah ? lagi banyak masalah ya ? coba konsultasi aja di psikiater . kalo memberi tanggapan dengan bahasa yang sopan , inget ya bu ada pepatah jawayang menyarankan begini : Ajining diri dumadi saka kedaling lathi , kalo ibu bukan orang jawa tak itu artinya : orang akan menghargai kita , karena tutur kata kita santun , ok ?

    • Bu diah seorang guru ya! biasanya yang bilang seperti itu orang tersebut yang melakukannya, semoga bu diah cepat sadar dengan perkataanya. Dan kita sebagai guru mari berlatih menjadi guru profesional. karena guru adalah pekerjaan yang paling mulia

    • Yth. Ibu Diah. Saya tidak tahu apa profesi ibu saat ini, mudah2an bukan seorang ibu guru. Sebagai apa pun profesi ibu , tutur katanya kurang sopan. Segeralah bertobat.

  9. Ok, pendapatnya!
    Profesional, menurut saya : Harus diakui masyarakat bahwa guru tersebut mampu mendidik anak-anak bangsa untuk lebih maju. Tapi dirinya juga harus maju, baik pengetahuan dan sosial ekonominya. Kalau sosial ekonomi rendah, kapan akan bersemangat. Tapi jangan Duit terus.
    Cari pengetahuan dong!!!
    Saya Pendiri Imanuel private Taman Kota Lahat.Kalau ke Lahat mampir!!

  10. saya minta masukannya untuk menghadapi perbedaan yang mencolok antara siswa di kelas, bagaimana menghadapinya ?

  11. assalamualaikum…guru2 se indonesia..
    thanks ya untuk ilmunya..blognya bagus banget untuk guru yg msh junior kyak saya
    salam kenal semuanya

  12. Semoga semua guru di Indonesia menyadari betul bahwa dirinya merupakan ujung tombak pembentuk generasi penerus, yang sangat penting baginya untuk senantiasa meng “update” dirinya tiada henti. Saya kasian dengan mba Diah mungkin punya pengalaman pahit dengan gurunya atau guru dari putra/i nya sehingga sedemikian sinis menanggapi artikel tentang ciri guru profesional, ketahuilah mba di dunia mana pun dalam bidang apapun selalu ada “oknum” yang biasanya punya perilaku ‘menyimpang’ dari jalurnya. Jadi tolong ubah cara pandang mba Diah, jangan menyama ratakan “oknum guru” dengan guru sejati yang sudah ber lelah-lelah, pantang menyerah dan tanpa pamrih berjuang di kelas maupun di luar kelas, yang saya yakin jumlahnya masih sangatlah buaanyak di Indonesia tercinta ini.

  13. nice blog………

    semoga saya bisa menjalankan amanah sebagai guru dengan baik serta bisa menjalankan kewajiban saya dengan ikut bercermin pada ciri2 guru profesional agar anak didik saya menjadi anak bangsa yang profesional juga.

    amien……….

  14. guru yang profesional « Isnt87's Blog

  15. semoga guru – guru kita menjadi guru-guru yang profesional.amin……
    terima kasih buat guru-guru saya semoga amal ibadahnya mendapatkan balasan dari ALLAH SWT

  16. guru akan tambah bersemangat bila di perhatikan sama pemerintah namun sebaliknya jika seorang guru di pandang sebelah mata sama pemerintah maka hilang lah cita2nya untuk menjadikan bangsa ini maju……..

  17. Setuju banget, semoga semua guru diberi jalan terang oleh yang Maha Kuasa untuk dapat melaksanakannya dengan ikhlas….
    Bagiku kebahagiaan yang luar biasa adalah melihat siswaku berhasil….

  18. itu hanya teorii sajaa…yang jelas praktiknya dilapangan…lo hanya sekedarr seperti itu sii banyak yang bisaa,,,tapi kenyataanyaa sekarangg apaa..kebanyakan hanya mengejar materi belakaa…hasill nihilll….kita butuh perubahan kearah yang lebih baik.

  19. sya setuju dengan apa yang bapak katakan, memang tidak semua guru memiliki loyalitas terhadap tugas dan tanggungjawab baik terhadap dirinya apalagi kepada yang memnberikan kehidupan. Guru yang presiopnal adalah guru yang selalu memiliki kreativitas, visioner,dan memiliki paradigma pemebalajarn agar kualitas proses dan output dapat terwujud sesuai tujuan pedidkan nasional. Kita janglah terlalu banyak menuntut tetapi mari tunujkkan bahwa guru itu betul-betul jabatan froseional

  20. memng baguz zih kalo 10 bizaa ditrapkan zemua tp gmn lg tuntutan pemernth tuk membuat Kurikulum zendiri tp ujian mzh diukur dr puzat tuk ztandar luluznya kan aneh buku refernzi beda-beda kalo mo cari nilai aja gampang yg penting kan luluzanya tu, walaupun zekolah menerapan tamatannya ziap kerja kalo gk ada DU/DI yang mo nampung tetp aja banyak pengangguran dan mazalah jadi bukan nilainya yg menntukan luluznya dong tapi kemmpuan anak didik dan kemampuan pemerintah menyiapka lapangan kerja

    • Apa kabar Mas Poer, memang tugas berat sebagai pendidik salah satunya menghadapi dilema spt yg anda sebutkan. Mudah2an dgn kerja keras semua pihak, segera akan ada kesesuaian antara harapan dan kenyataan.

  21. 10 ciri guru profesional yang bapak Agus S tulis tersebut adalah suatu hal yang normatif menurut saya. bisakah bapak menuliskan tema tersebut dalam bahasa yang lebih update, konkret, realistis.. trims & salam kenal.

    • Salam kenal kembali Pak Ardie, ciri guru yang saya tulis menurut saya sdh realistis, tapi sesuai saran anda saya akan coba buat versi lainnya.

  22. alhamdulillah, saya semakin merasa punya banyak teman guru yang masih peduli dengan pendidikan dan anak bangsa, trimakasih…ini bisa semakin memantapkan langkah kami, meski kami di desa.untuk mbak diah semoga bisa menjadikan itu sebagai pelajaran, silahkan anda memberi contoh pada mereka “oknum guru” yang kehilangan nurani.

  23. 10 CIRI GURU PROFESIONAL « dannybrankhot

  24. Saaya sangat setuju dengan 10 ciri guru profesional,bila 90% guru di Indonesia dapat memenuhi ciri ini saya yakin Pendidikan kita akan lebih baik dan lebih maju. namun hal ini perlu keikhlsan, kejujuran dan kerja keras dari semua fihak yang terkait, semoga Allah senantiasa meridhoi amal kita Amin …..amin 100x

  25. Guru profesional bagi saya adalah guru sejati dimana seorang guru pada demensi apapun tetap menampilkan sosok guru.Materi bukan sebagai tujuan tapi bagaimana ia selalu mempunyai energi untuk mentransfer “budaya” kepada siapa saja. Jadi bukan materi yang akan dipetik seorang guru tapi perubahan positif pada diri muridnya

  26. Setuju. Namun tidak semua guru memiliki ciri-ciri tersebut. MAsih banyak guru yang hanya bisa mengajar namun belum bisa mendidik, khususnya di SD. Sebagai contoh masih ada guru SD yang penampilannya tidak mencerminkan apa yang diajarkannya, misalnya guru yang berkuku panjang sementara anak usia SD melihat dan meniru apa yang dilihatnya dan mengikutinya secara keseluruhan. jadi bagi yang ingin jadi guru SD, belajarlah untuk menjadi contoh yang baik karena pendidikan dasar merupakan pembentukan watak bagi peserta didik.

  27. saya setuju dengan bu maya.
    saya seorang guru yang juga masih belajar bagaimana mendidik, mengajar, serta mengelola kelas yang baik.
    terimakasih pak agus semuanya sangat membantu saya.

  28. terima kasih guruku tanpamu apa jadinya aku
    semoga aku bisa sepertimu
    menjadi guru yang bisa digugu dan ditiru

  29. Guru adalh profesi yg mulia, tp terkadang kita terbentur dengn sikap dan tingkah laku yang berbeda2 dari ank, hal tersebut yg mmbuat kita jd merasa jenuh jd seorang pnddk, terkadang kita sdh beri motivasi belajar yg cukup pada anak tp ada anak yg ttp saja tidk bisa merubh sikapny, dan kadang kita brtanya pd dri sendiri, siapakah yg salh,,,,, anak didik, kita sebg guru, org tua atau lingkungn,,,??

    • Bertanya siapa yang salah adalah cermin bahwa kita sudah ingin berbuat yang terbaik sebagai guru. Saran saya teruslah berbuat yang terbaik, mengajar menurut saya tidak seperti merubah sesuatu dalam semalam. Mari sama-sama berbuat yang terbaik untuk siswa kita pak Yasir.

  30. 10 Ciri Guru Professional

  31. saya kan bentar gie mo PPL g tau k SD tw SMP tw SMA bgymna saya harus bisa menghadapi itu semua karena saya belum pernah mengajar.

  32. kalau menurut saya yang namanya keberhasilan anak itu ditentukan kalau tidak bisa dilang dipastikan oleh tiga aspek, yang pertama dan pokok adalah pendidikan atau bisa dibilang guru, kemudian lingkungan tempat anak berinteraksi (jadi jangan banyak berharap jika kondisi dilingkungan kontra produktif dengan sistem yang diterapkan disekolah, misalnya disekolah dididik disiplin tapi di lingkungannya permisif atau segalanya boleh), dan yang terakhir adalah pola asuh dalam keluarga meskipun ada yang mengatakan bahwa keberhasilan juga ditentukan oleh keturunan tapi menurut saya kebenarannya itu hanya 5-10 % saja.

  33. Bgus sekali untk saya yang br lulus program PGSD.
    It sngt b’manfaat.trimakasih pa…:-)
    Saya ingin sekali menjadi ‘guru jadi’ bukan ‘jadi guru’.
    Krn jika menjadi GURU JADI guru akan lbh bermanfaat dan lebih terhormat.
    Jika MENJADI GURU yg d cari hanya materi,PNS, dan sertivikasi. Dan mengabaikan kewajiban’y sebagai pndidik yg harus mencerdaskan anak bangsa.

  34. Bukan pahlawan tanpa tanda jasa. Guru adalah pahlawan yang sangat sangat berjasa. Namun sayang nasib guru bukan lagi memprihatinkan tapi sangat sangat mengenaskan. Sampai kapanpun bangsa ini takkan pernah maju jika terus seperti ini.

  35. Pesantren IT Arahkan Pengajar Jadi Pendidik | Rumahku Di Dunia Maya

  36. Anakku banyak…… setiap hari bermain dan belajar, padanya terkadang aku menegur, kadang juga aku tersenyum……. tapi lebih sering aku merenung.
    Anakku banyak…… setiap hari kuberi ilmu, kuhidangkan di dalam kelas……. Anakku inilah hidangan yang kusajikan buatmu namun aku tahu aku tak mampu memenuhi seleramu.
    Maafkan aku anakku.
    Aku gurumu yang miskin harta miskin ilmu.
    Hanya ini yang ada padaku….. Ikhlas untukmu.

  37. Tidak Mudah Menyediakan Guru Profesional – Bincang Edukasi | M Ikhwan Aly Subchi

  38. Ngomong” tenTANG Guru…..itu kayaknya gax terlalu heran,karena sejak dulu jaman pra peradapan seorang guru hanya seumpama Gula Pemanis didalam secangkir Kopi Pahit, Jika Kopi terasa Nikmat bukan gula yang disebut manis tapi kopi terasa nikmat, kalo…kopi kurang gula baru gula ikut disebut….kopinya kurang manis alias kurang gula.

    • Persamaan yang menarik Pak Saman, memang guru yang ikhlas tidak akan pernah menghitung jasa. Buat dia yang terpenting bekerja keras dan ikhlas.

  39. Guru jaman dulu memang sudah berbeda dengan guru jaman sekarang. kalau dulu masih ada yang seperti Guru Umar Bakri. Jaman terus berubah, tetapi kenapa kita merasa tabu kalau guru juga berubah nasibnya. Niat utama kita menjadi guru adalah beribadah untuk memintarkan anak bangsa. Tetapi tidak salah juga apabila keprofesionalan guru tersebut juga di apresiasi dalam bentuk rupiah. Para guru jangan mau hanya dinina bobokkan dengan sebutan PAHLAWAN TANPA TANDA JASA…

    • Menarik pak, apa yang anda ucapkan. Kesadaran profesi memang mesti dimiliki setiap pendidik, untuk minat belajar kembali dan mengisi kemerdekaan.

  40. “Guru pahlawan tanpa tanda jasa”…sudah diganti dengan “Pembangun Insan Cendikia”
    Guru…ayo kita berusaha…berusaha dan berusaha untuk profesional…trimakasih:)

  41. Terimakasih pak jawabn’y..
    Tapi saya mau bertanya lagi. Menurut bapak..bgmn dgn guru yang mencampuri masalah pribadi dgn pkerjaannya? Misal’y..guru A tdk mnyukai guru B..memiliki mslh dgn guru B..tapi dia tau scra kerjaan si guru B ini baik, tapi tetap saja setiap ada mslh kecil sllu diributkan. Itu bgmn pak?
    Dan mnurut bpk sndiri..apa definisi dri kata profesional?
    Terimakasih..

  42. terimakasih pak untuk jawabannya..
    tapi saya mau bertanya lagi niyh pak.. menurut bapk bagmna dgn seorang guru yang mencampuri maslaah pribadi, keluarga, kedalam pekerjaannya?
    dan menurut bpk sndiri apa definisi dari kata profesional?
    terimakasih.

    • Mengajar memang bukan pekerjaan mudah. Jika kita mengajar dengan hati maka pikiran kita mengenai hal pribadi mesti dihentikan dulu sementara ketika pagi hari kita datang dan melihat gerbang sekolah.
      Dengan demikian saat di kelas guru menjadi orang dewasa yang fokus dan siap membantu siswanya menjadi siswa yang mandiri.
      Definisi profesional adalah jika seorang guru menganggap pekerjaanya sebagai panggilan hidup.

  43. menjadi seorang guru profesional bukan mudah untuk kita jalani, karena di saat guru dibutuhkan selalu ada halangan yang datang menimpa seseorang

  44. akhirnya….ketemu juga materi bwt tugas kuliah. hmm….nmakacih yach….aku setuju banget nie dengan 10 ciri-ciri guru profesional. siip….lah

  45. ok juga 10 ciri yang bapak sebutkan tadi !
    smoga indonesia pendidikan makin maju dan mampu bersaing dengan negara maju …smangat !
    dari –rizky-catatanku—webku.
    terima kasih.

  46. thanks berat atas tulisan ini…memberikan motivasi bagi saya untuk bisa bersikap profesional….profesi seorang guru adalah PILIHAN BUKAN PELARIAN…JADILAH GURU YANG BAIK ATAU TIDAK SAMA SEKALI, Guru Pahlawan tampa tanda jasa…jangan selalu guru berlindung dibalik slogan itu….gaji guru plus tunjangan sertifikasi..plus tunjangan laen2 cukup untuk hidup sederhana…, bagi saya Guru adalah profesi yang menyenangkan dan saya suka …..pendapatan seorang guru bagi saya cukup untuk hidup sederhana….walau kadang kurang, tapi tak mengapa Allah SWT memberikan Rezki bagi hamba-hambanya

    • Sama-sama bu Rahmi, ijin kopi paste ya tulisan diatas untuk twitter saya. Buat saya profesi yang saya geluti sekarang membawa berkah, soal penghargaan dan rezeki biarlah karena sudah ada yang mengatur.
      terima kasih sudah mampir ya bu

    • Siap Pak Sutanto, silahkan kunjungi blog ini secara rutin, bapak akan dapatkan informasinya.
      Terima kasih sudah berkunjung.

  47. 10 Ciri Guru Professional | SMA Negeri 1 Ciasem...:::SIS-Necis:::...

  48. GURU ADALAH PAHLAWAN TANPA TANDA JASA…

    Mungkin itu tepat jika dilontarkan pada zaman sebelum MERDEKA,tapi apakah juga berlaku sampai sekarang,pasti “Ya…”

    tetapi harus kita sadari bahwa GURU perlu diapresiasi dengan adanya SERTIFIKASI sudah sesuai dengan perjalanan PENDIDIKAN sampai sekarang ini…

    GURU…

    tak banyak…tak banyak yang ingin menjadi GURU,tetapi siapa yang memang mendedikasikan dirinya jika ia ingin menjadi GURU,mudah2an semua bisa berjalan dengan baik…

    SEMANGAT GURU-GURU…
    SABANG SAMPAI MERAUKE…

    *Calon Guru…
    Muhammad Ali Ain Siregar…

    • Semangat pak Ali, anda calon guru yang akan mengubah pendidikan bangsa ini menjadi lebih baik. Terima kasih sudah mampir.

  49. “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa”
    Zaman skrg kykx sdh tdk brlaku lg,qt liat dr hasilx sj yg rta2 dbwah standar trutama MORALx. Pndidikn d negara qt btuh revolusi bkn reformasi yg hanya akn mmperburuk keadaan. Knpa sy brni brstatmnt spt ne krn kondsi pndidikn saat ne yg trjadi,Guru2 yg da skr TIDAK ADA yg mrsa trpanggl olh TANGGUNGJAWAB shg mreka lalai mlah sllu mngabaikn tugas pokokx. Yg dfikirkn skrg adlh UANG…UANG…dan UANG smpe2 amanh yg dbrikn olh pmrinth d spelekn. Ex : Ana BOS,dlm juknisx gru PNS TIDAK ada HAKx,tp pa yg trjdi??? Guru PNS g mw ktinggln mndptkn jtahx shg jtah u tmn2 yg msh JOB yg 20% tdk bs d penuhi. Akhir kata sy brhrap akn bs lahir seorg pimpinan yg mampu memimpin.

  50. menjadi guru profesional adalah beban yang sangat berkesan… dengan profesionalnya kita sebagai guru akan menambah beban,. tapi…. jangan salah faham tentang pengertian “beban” ini… beban yang kami maksud adalah …. (bersambung)

    • Sip PAk Yusron, setiap guru layak untuk jadi guru profesional, kemauan bapak untuk membaca artikel ini adalah bukti bahwa bapak adalah guru profesional.

  51. Tulisan Bapak sangat membantu kami untuk mengingatkan kami kembali bagaimana menjadi guru yang profesional. Setiap guru harus berusaha memenuhi semua ciri jika ingin berhasil. Sedikit masukan ya Pak, angka 10 pada judul sebaiknya diganti dengan huruf menjadi “Sepuluh”->ketentuan EYD. Terima kasih atas semua ilmu yang Bapak.

  52. memang tidak mudah untuk jadi guru yg profesional,tapi jika kita berusaha dengan sungguh -sungguh agar menjadi guru yg profesional,tapi tulisan bpk sangat membantu dan menggugah hati kami dan memotivasi saya.thank’s

      • Menjadi sebuah kewajiban bagi seorang guru untuk belajar dan belajar kembali, seorang guru ukurannya saat ini bukan hanya pembelajaran yang menyenangkan dikelas tetapi juga cara ia membawakan diri dalam keseharian.

  53. Guru profesional ? sebuah kata-kata ideal yang pasti didambakan oleh semua pemerintahan dalam menunjang kualitas pendidikan. Masalahnya …..rendahnya kualitas pendidikan suatu rezim selalu meletakan kualitas guru sebagai tolak ukur. Saya bukan orang yang mengingkari bahwa rezeki diatur Allah, Tapi seorang guru yang tidak didukung oleh kesejahteraan yang memadai, maka kata-kata profesional adalah sebuah mimpi. Ada mungkin 1:1000 guru yang mau melaksanakan tugas-tugas profesionalisme tanpa mendapat imbalan sedikitpun. Kesejahteraan dan Mutu Pendidikan selalu berbanding Lurus. Coba kita lirik sedikit cerita tentang guru di Finlandia, atau yang paling dekat adalah Malaysia. Janganlah kita guru di ninabobokan dengan istilah “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa”.

  54. saya ingin berkata jujur,sebagai seorang pelajar. Bukannya saya tidak menghormati orang yang lebih tua dari saya,termsauk guru saya. Tetapi Guru PKN saya di sekolah tidak ada satu pun ciri2 tersebut dalm dirinya. Kami khususnya saya,saat belajar PKN merasa tidak jelas dengan pelajarannya. iiuuuhh, Pelajaran yang tidak ingin aku temui,karena pelajarannya pun tidak pernah dijelaskan oleh guru PKN saya.

    • Sabar ya, belajar bisa dari mana saja. Jika ada guru yang kurang berkenan, jangan sampai berkurang keinginan untuk belajar

  55. melihat guru sekarang sebvagian tidak prefesional,kenapa karena yang di utamkan bukan bagaimna saya menciptakan generasi yang berkualitas, tapi kalaw sekarang bagaimna saya mendapat gajih besar, padahgal ketika kita bekerja dengan tulus dengan sabar insyaallah kita akan mendapat balasan yang setimpal, mana guru yang dulu.

    • Setuju pak Aziz, gaji yang besar penting, namun lebih penting lagi rasa dalam hati, bahwa yang dilakukan dalam pekerjaan sehari-hari adalah kontribusi untuk kemajuan bangsa. Profesi pendidik adalah ladang amal jika menghendaki keberkahan dalam hidup.

      • Saya sependapat dengan Bapak Aziz, karena kehidupan seseorang akan sangat menjadi berarti salah satunya bisa memberikan manfaat bagi orang lain apalagi ini untuk generasi penerus bangsa kita. Semoga semangat Bapak Aziz dapat dirasakan oleh semua guru2 di indonesia.

  56. Alhamdulillah sekarang pemerintah ada perhatian lebih terdapa guru dengan adanya sertipikasi,semoga para guru yang sudah mendapatkan predikat itu,bisa lebih profesianal dalam menjalankan tugasnya ameeen….

  57. ya kita memang d tuntut dengan kebutuhan ekonomi apalagi gtt/gty tapi karena kita sudah berangkat jadi guru nah itu yang kita jalani , bagaiman kita memberikan yang terbaik untuk anak didik dan guru profesional itu juga harus ikhlas, Alhamdulillah ada program sertifikasi smg itu akan membantu, smg dengan bagi ilmu begini akan membuat perubahan dan selalu berpikir maju dalam membangun negeri, akan selalu ku ikuti infonya…

  58. Guru emang harus komunikatif, punya energi positif walau kadang lingkungan sesama gurupun banyak yg bertolak belakang, rekan guru yg kurang senyum, kurang gairah dll padahal siswa sering jadikan guru sbagai contoh..smoga guru2 indonesia bisa brubah jadi agen perubahan buat indonesia yg lebih keren

  59. saya lebih terkesan dan merindukan guru SD saya,dan saya merasa bangga jika saya bertemu mereka dan memberitahukannya bahwa saya sekarang adalah seorang guru! Guru memang menjadi pekerjaan yang membanggakan …untuk hari esok yang lebih baik!

  60. 1 Hal yang saya tidak pecaya kepada yang namanya guru sekarang….
    masih adakah diantara guru-guru itu yang istiqomah (kontinue) rela berwudlu’ ditengah malam, bermunajat dan mendoakan murid-muridnya….???? Padahal itu adalah hal yang wajib dilakukan oleh seorang guru…. yang saya hampir yakini adalah guru bangun tengah malam, bermunajat dan memohon agar segera dinaikkan pangkat/golongan, naik gaji, lulus sertifikasi dan semcamnya. masih terselip doa untuk anak-anak didiknya…????
    monggo silahkan dijawab di dalam hati masing-masing para guru…

    • Wah dalam sekali ajakannnya mas Fathur nih, sekaligus analisa yang kritis terhadap guru jaman sekarang. Saya yakin masih ada guru berjenis pertama yang anda sebutkan diatas saat ini. Terima kasih sudah mampir ya

    • Dalam dunia belajar mengajar relatifnya pasti ada proses dimana dalam proses tersebut adalah masa pembentukkan karakter si anak, dan dalam pembentukkannya peran guru haruslah dibantu dengan orang tua. Dan senantiasa bermunajat pasti selalu lah Pak karena guru yang ada di Indonesia bukan melulu adalah PNS bepangkat dan bergaji besar dan menerima sertifikasi, masih banyak golongan guru kendati hidup serba kekurangan dan minim akan atensi namun tetap berada di garda depan dunia pendidikan buat buah hati bapak dalam menuntut ilmu.

      • TErima kasih komentar nya Pak Budi. Komentar bapak dalam dan bersahaja. Blog ini memang saya buat untuk memberi semangat semua pendidik dimana saja mereka berada. Semua pendidik yang ikhlas menjalani garis sebagai pendidik dan pencipta generasi yang siap hadapi masa depan

  61. MENJADI SEORANG GURU YANG BERKARAKTER | herlinasugiartiniblog

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s