Laporan dari workshop sehari dengan tema ‘Manajemen kelas dan Display’ di SD Islam Mentari Arridho Pulo Gebang Cakung Jakarta Timur

2009 Oktober 30

Salah satu hal yang banyak membuat frustasi guru di kelas adalah perkara mendiamkan siswa. Alih-alih membuat siswa menjadi diam untuk kemudian siap belajar, guru malah memperparah keadaan dengan berteriak melebihi suara siswa. Bayangkan jika ada 40 orang suara siswa yang harus dikalahkan oleh satu orang guru? Maka yang terjadi kelas akan semakin ribut dan menjadi tempat yang tidak nyaman untuk dijadikan tempat belajar mengajar.

pelatihan guru oleh agus sampurno manajemen kelas2

bekerja kelompok membuat peserta terlibat dalam diskusi yang bernuansa profesional

pelatihan guru oleh agus sampurno manajemen kelas1

guru-guru pria yang penuh dedikasi, serius mengikuti workshop manajemen kelas.

Upaya serta trik dalam mendiamkan siswa adalah salah satu yang menjadi bahasan dalam workshop sehari ‘manajemen kelas dan display’ yang diselenggarakan sekolah Mentari Arridho Pulogebang  Cakung Jakarta Timur. Saya memberikan tips serta beberapa cara yang bisa guru gunakan langsung dikelas. Misalnya dengan metode menghitung, tepuk tangan sampai bahasa isyarat yang ternyata ampuh untuk mengendalikan kegaduhan di kelas.

pelatihan guru oleh agus sampurno manajemen kelas3

Setia menuliskan pendapat rekan yang merupakan kesepakatan yang diambil dalam grup.

pelatihan guru oleh agus sampurno manajemen kelas4

berpikir keras dan kritis untuk menghasilkan yang terbaik.

Sekolah Arridho adalah sekolah yang sedang berkembang untuk terus jadi yang terbaik di kawasan timur Jakarta. Dengan kesadaran bahwa mutu guru lah yang menjadi kesuksesan sebuah sekolah, sekolah Arridho berkeyakinan bahwa dengan mutu atau kualitas guru yang baik maka sebuah sekolah akan menjadi lancar jalannya untuk menjadi sekolah yang efektif.  Efektif dalam penyelenggaraan pendidikan maupun efektif dalam memberikan yang terbaik untuk siswa dan efektif dalam memenuhi harapan orang tua siswa yang menjadi klien dari sekolah.

Topik manajemen kelas yang berlangsung pada setengah hari pertama mengangkat masalah bagaimana guru sebegai seorang manajer mengatur kelasnya. Menariknya posisi guru di kelas tidak hanya menjadi manajer tetapi juga menjadi seorang pemimpin yang setiap saat mesti bersikap konsisten dalam menegakkan peraturan dan memberikan konsekuensi.

Saat berdiskusi dengan peserta saya menekankan juga akan ‘kekuasaan’ yang sebenarnya dimiliki guru di kelas sebagai manajer dan pemimpin. Sayangnya banyak guru yang lupa memanfaatkan kekuasaan tersebut. Apa akibatnya jika guru tidak efektif dalam memanfaatkannya?

·      Siswa merasa ada ketidak adilan di kelas.

·      Siswa merasa gurunya adalah seorang dictator

·      Siswa merasa guru nya adalah seorang yang mudah berubah suasana hatinya

Jadi sudah bukan waktunya lagi kita sebagai guru bersikap tidak konsisten, tidak adil atau menikuti suasana hati dalam mengatur kelas. Workshop ini juga member jalan keluar kepada guru yang hadir mengenai bagaimana mengelola perilaku siswa sampai bagaimana cara membuat peraturan yang efektif serta menentukan rutinitas di kelas

pelatihan workshop guru oleh agus sampurno manajemen kelas1

bersama tim satu year level mengerjakan rancangan display di kelas

pelatihan workshop guru oleh agus sampurno manajemen kelas2

peserta serius mendengarkan instruksi dari fasilitator

pelatihan workshop guru oleh agus sampurno manajemen kelas3

suasana workshop yang serius tetapi santai membuat seluruh peserta bisa menghasilkan yang terbaik

pelatihan workshop guru oleh agus sampurno manajemen kelas4

mengadu pendapat dan menguji analisa dalam memberi tanggapan terhadap tugas yang diberikan fasilitator

Sesi kedua dari workshop ini membahas mengenai display atau pajangan kelas Sebuah ruangan tanpa display atau pajangan akan  terasa gersang. Padahal siswa senang jika memiliki sesuatu yang dapat dilihat pada dinding di sekitarnya. Melalui papan display mereka dapat belajar, menemukan sebuah informasi, menjadi terinspirasi, dan menambah perasaan nyaman di dalam kelas.

Bersama para guru yang hadir saya memberikan contoh display yang informative dan sesuai dengan keprluan atau tema. Sesi ini diakhiri dengan membuat rancangan display sesuai dengan kelas masing-masing.

5 Tanggapan leave one →
  1. 2009 Oktober 30
    Dinah Suryanah permalink

    seminar kemarin kembali menyulutkan api semangat mengajar yang sekian lama nyalanya sedang redup…semoga pertemuan berikutnya menjadi ladang ilmu.C u

    Thanks Bu Dinah, saya juga bangga bisa mengenal guru-guru yang berdedikasi di sekolah anda

  2. 2009 Oktober 31

    Bagi-bagi ilmu manajemen kelasnya pak agus dan mohon doa buku yuk kita ngeblog yg saya susun masuk nominasi pemenang.

    salam
    omjay

    Amin Om Jay, luar biasa anda produktif sekali

  3. 2009 November 2
    Abu Haimy permalink

    Workshop sehari bersama P’Agus ibarat tanamam (kelas) yang hampir kering tiba-tiba hujan datang, kembali memberi kecerahan dan keindahan tanamam sehingga “bunga;(siswa)” yang hampir berkembang tak jadi layu bahkan mati tapi menjadi “Qurrota’ayun”. Amiiin

    jangan pernah bosan ke sekolah kami p”Agus!

    Thanks Pak Young,
    sosok anda membuat saya terinspirasi, seorang kepala sekolah yang mau menjadi mitra guru untuk maju

  4. 2009 November 5
    Dewi Andayani permalink

    Workshopnya benar2 asik N seru… Jd ngk sabar buat workshop selanjutnya d bulan desember. Mg tambah kreati dan inovatif, insya allah….
    Terima kasih bsnyak Pak Agus

    Bu Dewi yang baik, terima kasih juga sudah menjadi peserta yang antusias saat workshop berlangsung. Guru yang baik seperti anda memang selalu mau belajar. Thanks sudah mampir bu guru

  5. 2009 November 9
    pujiani permalink

    workshop yg pak agus bawakan sangat menarik, d sertai dgn games2 yg ada…. smoga workshop yg slanjut nya lebih menarik lg.. krn saya sangat ingin mnjadi guru yg kreatif sehingga anak tdk jenuh berada d skolah….

    Terima kasih Ibu Puji atas apresiasinya, semoga saya bisa selalu menampilkan yang terbaik

Tinggalkan Balasan

Note: Anda dapat menggunakan XHTML dasar di komentar Anda. Alamat surel Anda tidak akan pernah dipublikasikan.

Berlangganan umpan komentar ini melalui RSS